Pengunjung Jatuh di Areca Water Park

0
1631
Sukmawati saat berada di RSUP Tanjungpinangf-istimewa

TANJUNGPINANG – Seorang pengunjung Areca Water Park Batu 10 Tanjungpinang harus dilarikan ke rumah sakit karena terpeleset di dalam area wahana permainan air, Minggu (22/7) siang.

Pengunjung yang mengalami kecelakaan, Sukmawati (53) merupakan warga Perumahan Bintan Permai Blok D1 No. 20 Ganet, Tanjungpinang.

Menurut Agung Wiradharma yang merupakan adik kandung Sukmawati, kejadian naas itu berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB. Di hari libur itu, Sukmawati mengajak anak-anaknya bermain di sana mulai dari pukul 09.00 WIB.

”Di sela-sela bermain dan berjalan di kawasan permandian kakak terpeleset mungkin karena pelataran kawasan tersebut licin. Kepala bagian belakang terhempas ke lantai. Mengalami benjol. Mungkin sekepalan tangan,” ujar Agung menceritakan kejadian yang dialami Sukmawati, kemarin.

Akibat kejadian ini, Sukmawati seketika lemas. Dia mengeluhkan pusing dan mual. Namun apesnya, menurut Agung, saat kejadian itu, tidak ada satupun petugas Areca Water Park yang melakukan tindakan pertolongan.

Baca Juga :  Pengendara Beat Tewas di Parit

Terkait hal ini, pihak keluarga sangat menyesalkan pihak manajemen yang tidak bergerak cepat menolong korban. Menurut Agung, semestinya pengelola menyiapkan petugas ekstra di hari libur. ”Semestinya petugas Areca memberikan pertolongan kepada kakak saya,” tegas Agung.

Dia merasa, manajemen Areca Water Park tidak memberikan standar pelayanan yang baik. Saat kejadian berlangsung, Sukmawati hanya ditolong keluarga dan beberapa pengunjung lain.

”Bahkan pihak pengelola Areca Water Park tidak mengantar kakak saya. Anak-anaknya yang mengantar ke rumah sakit,” tambah Agung.

Menurut Agung, mengacu kepada UU No.10/2009 tentang Kepariwisataan, wisatawan berhak atas perlindungan hukum dan keamanan serta perlindungan asuransi untuk kegiatan pariwisata yang berisiko tinggi.

Baca Juga :  Mahasiswa Ibukota Dibekali Wawasan Kebangsaan

Pengusaha pariwisata juga punya kewajiban untuk memberikan kenyamanan, perlindungan keamanan, dan keselamatan wisatawan serta memberikan perlindungan asuransi pada usaha pariwisata dengan kegiatan yang berisiko tinggi.

”Kalau terjadi kecelakaan di lokasi objek wisata dan bukan karena kesalahan wisatawan, maka yang bertanggungjawab adalah penyelenggara pariwisata. Apalagi ini hari minggu. Kita tahu wisata air ini tergolong berbahaya,” ucapnya.

Akibat kecelakaan itu, Sukmawati harus menjalani perawatan intensif di RSUP Raja Ahmad Tabib dan telah mendapatkan beberapa tindakan pelayanan medis, diantaranya dibawa ke instalasi radiologi untuk dilakukan tindakan CT Scan.

”Kami khawatir ada pendarahan di bagian kepala karena terbentur jadi perlu dicek pihak medis,” ungkap Agung.

Baca Juga :  Ikatan Keluarga Meranti Karimun Terbentuk dan Dilantik

Dalam hal ini, Agung menyatakan menunggu itikad baik dari manajemen Areca Water Park. Hingga berita ini ditulis, belum ada satupun perwakilan manajemen yang bertanggungjawab.

”Kami lagi menunggu itikad baik dan tanggung jawab dari manajemen terhadap apa yang dialami konsumennya. Bila tidak ada, tidak menutup kemungkinan akan ditempuh jalur hukum,” ujar Agung yang merupakan Ketua PERADI Kota Tanjungpinang tersebut.

Agung menambahkan, kejadian ini bisa menjadi pembelajaran, agar manajemen meningkatkan pengamanan serta rasa tanggung jawab kepada konsumen. Ia berharap kejadian seperti ini jangan terulang kembali. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here