Pengurus Partai Dilarang Lamar CPNS

0
608
CPNS Kanwil KemenkumHAM Kepri saat ujian, belum lama ini.f-suhardi/tanjungpinang pos

JAKARTA – Meskipun belum membocorkan jadwal pelaksanaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018, seluruh calon diminta bersabar menunggu informasi resmi yang langsung dikeluarkan MenpanRB, mengingat saat ini masih proses formasi.

”Masih proses penetapan formasi, sabar menunggu berita resmi keluar,” jelas Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik (HUKIP) Kementerian PAN-RB Herman Suryatman kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (8/3) kemarin, via ponsel.

Disinggung apakah ada keterlibatan daerah dalam menentukan persyaratan calon peserta yang berhak mengikuti penerimaan CPNS ini, Herman menambahkan, bahwa dalam penyusunan persyaratannya tidak bisa asal-asalan.

ManpanRB akan menunjuk tim Panselnas dalam proses perekrutannya nanti. Bahkan, untuk menyusun item-item persyaratan itu pun tidak boleh melenceng dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dalam aturan tersebut, pemerintah merubah sistem rekrutmen PNS dari manual menjadi komputerisasi.

Menurut dia, di dalam PP ini diatur tentang, setiap warga negara Indonesia mempunyai kesempatan yang sama untuk melamar menjadi PNS dengan memenuhi persyaratan sebagai berikut:

Baca Juga :  Gubernur: Kami Tuan Rumah Lego Jangkar di Kepri

Usia paling rendah 18 tahun dan paling tinggi 35 tahun pada saat melamar. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara dua tahun atau lebih.

Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.

Tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan.

Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh Instansi Pemerintah.

Baca Juga :  Tertahan di Pinang, Imigran Demo IOM dan UHNCR

Persyaratan lain sesuai kebutuhan Jabatan yang ditetapkan oleh PPK. Adapun seleksi pengadaan PNS sebagaimana dimaksud terdiri atas 3 (tiga) tahap seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar, seleksi kompetensi bidang. ”Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan,” bunyi Pasal 364 Peratuan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017.

Pemko Tanjungpinang melalui Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) telah mengajukan kuota CPNS sebanyak 620 orang ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI. Kuota CPNS untuk tenaga pendidik, tim medis, penegak Perda (Satpol PP) hingga tenaga teknisi lainnya yang akan dibutuhkan di lingkungan Pemko Tanjungpinang. Kepala BKPSDM Kota Tanjungpinang, Tengku Dahlan mengatakan, dari total kuota CPNS yang dibutuhkan Pemko Tanjungpinang terdiri dari 180 untuk tenaga pendidik, 98 tenaga medis termasuk dari tenaga perawat, apoteker hingga dokter.

Baca Juga :  Rumah Pribadi Nurdin Digeledah Petugas KPK

Kemudian, 100 untuk pegawai Satpol PP. Sisanya 242 untuk tenaga teknis lainnya yang dibutuhkan Pemko Tanjungpinang. ”Semua ini sedang dalam proses. Kita sudah ajukan permohonan permintaan kuota CPNS untuk lingkungan Pemko Tanjungpinang,” kata Tengku Dahlan kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (8/3).

Tengku tidak bisa memastikan kapan dirinya menerima SK penerimaan CPNS di lingkungan Pemko Tanjungpinang. Pasalnya, yang mengajukan permohonan penambahan aparatur Sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah tidak hanya dari Pemko Tanjungpinang saja. ”Saya yakin semua daerah di seluruh Indonesia juga ikut mengajukan. Kita tunggu saja,” ucap dia.

Ia pasrah berapapun kuota CPNS yang diberikan Kemenpan RB kepada Pemko Tanjungpinang. ”Dikasih kuota 100 CPNS sudah hebat lah tuh. Kita terima saja,” sebut dia. (ais/dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here