Pengurus Suket Rawan Dimobilisasi

0
539
KANTOR Disdukcapil di Jalan Kijang Lama. Warga yang hendak mengurus KTP-el dan suket berurusan di kantor ini.F-zakmi/tanjungpinang pos

Disdukcapil Bakal Diserbu Jelang Pencoblosan

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pemko Tanjungpinang dianggap rawan diseruduk massa menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Tanjungpinang 2018 nanti untuk mengurus suket.

TANJUNGPINANG – Dan pemegang suket ini rawan dimobilisasi saat pencoblosan nanti. Pengamat politik dari Sekolah Tinggi ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji Tanjungpinang, Endri Sanopaka ikut khawatir hal itu bisa terjadi.

Ia mengatakan, Disdukcapil Kota Tanjungpinang rawan diserbu oleh warga menjelang pencoblosan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang periode 2018-2023 pada 27 Juni 2018 nanti.

Baca Juga :  Caleg Tersangka Ujaran Kebencian

Yang ia khawatirkan adalah, warga akan ramai-ramai datang ke Kantor Disdukcapil Kota Tanjungpinang untuk mengurus surat keterangan (Suket). Karena dengan memiliki suket tersebut, warga baru bisa menyalurkan hak pilihnya di bilik suara yang disediakan oleh panitia di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

”Kita takutkan ada oknum yang mobilisasi masyarakat berbondong-bondong untuk mengurus suket tersebut,” kata Endri Sanopaka kepada Tanjungpinang Pos, Senin (26/3).

Kenapa khawatir, karena kata Endri, tidak ada masa atau waktu jatuh tempo yang diberikan oleh Disdukcapil terhadap masyarakat yang ingin mengurus suket di saat Pilwako Tanjungpinang tahun 2018 ini. Sehingga membuat masyarakat akan datang ke Kantor Disdukcapil Kota Tanjungpinang.

Baca Juga :  KPU Buka Pendaftaran Caleg

Kemudian, ia berkeyakinan, petugas atau panitia TPS hanya mencocokkan nama serta alamat masyarakat yang ingin menyalurkan hak suaranya di bilik suara tersebut. ”Tidak ada pemeriksaan lebih lanjut terhadap suket yang dimiliki masyarakat tersebut. Seperti meletakkan alat perekam jari. Apa benar masyarakat yang sudah memiliki suket sudah melakukan perekaman KTP-el,” tegas dia.

Untuk menghindari itu semua, ia menyarankan kepada Pemko Tanjungpinang melalui Disdukcapil untuk memberikan jangka waktu mengurus suket pada masyarakat di momen Pilwako Tanjungpinang. ”Kalau tidak, saya yakin masyarakat berbondong-bondong datang ke Disdukcapil untuk mengurus suket,” sebut dia.

Baca Juga :  Pilwako 2018, Demokrat Incar Kursi Wali Kota Tanjungpinang

Ada dua pasang calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang yang berlaga di Pilwako Tanjungpinang, yakni H Syahrul-Rahma di nomor urut 1 (satu), dan H Lis Darmansyah-Maya Suryanti nomor urut 2 (dua).(ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here