Pengusaha Ancam Tak Edarkan Beras

0
1700
SALAH satu kapal barang pengangkut beras ke Anambas dari Pelantar II Tanjungpinang. F-dokumentasi/tanjungpinang pos

Beberapa pengusaha beras belum mau mengikuti aturan yang ditetapkan, menyusul akan adanya penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk penjualan beras.

ANAMBAS – Sebab, para pengusaha merasa rencana penetapan HET perlu dikaji ulang di segala aspek. Penetapan HET beras di Kabupaten Kepulauan Anambas hingga kini belum dilakukan.

Pasalnya, Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) menunggu usulan dari para pengusaha beras. ”Kita belum bisa menetapkan HET beras, dan kita masih menunggu usulan dari para pengusaha. Mungkin kita tidak bisa menerapkan HET, yang sudah ditetapkan Pemerintah Pusat untuk wilayah Sumatera,” ujar Usman, Kepala DKUMPP Anambas, Selasa (17/4).

DKUMPP juga terkesan takut terhadap para pengusaha, yang mengancam tidak akan menyalurkan beras kepada masyarakat apabila HET ditetapkan sesuai instruksi Pemerintah Pusat.

”Para pengusaha ada ngomong seperti itu, tidak akan menyalurkan beras apabila HET ditetapkan sesuai instruksi Pemerintah Pusat. Mungkin kita akan mencari jalan tengah, karena ini menyangkut kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Usman kembali menyinggung, Pemerintah Pusat menetapkan HET beras premium Rp 13.300 dan beras medium Rp 9.950 untuk perkilonya. ”Angka HET bisa jadi pada angka Rp 14.000,” ungkapnya.

Sebelumnya, Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris meminta para pengusaha beras mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here