Pengusaha Bebas Memilih FTZ atau KEK

0
73
Suasana salah satu shipyard di Batam. f-dokumen/tanjungpinang pos

BATAM – Pengusaha galangan kapal meminta agar Batam, tetap FTZ. Menanggapi itu, Badan Pengusahaan (BP) Batam menegaskan, FTZ tetap walau KEK diberlakukan. BP Batam mempersilahkan bagi pengusaha untuk menerapkan satu diantara keduanya. Pengusaha bisa memilih, apakah perusahaanya beroperasi di di KEK atau FTZ.

Ketua assosiasi badan usaha kepelabuhanan Batam, Lisa, menyampaikan harapan untuk Batam ke depan, kepada Badan Pengusahaan (BP) Batam. ”Shipyard masih ingin tetap FTZ. Ini karena perusahaan Shipyard ada tersebar. Ada di Kabil, Tanjung Uncang dan Sekupang,” ungkap Lisa.

Terkait permintaan itu, Lisa meminta kepastian dari BP, terkait rencana Batam kedepan. ”Kami meminta kepastian, kalau ke KEK, FTZ bagaimana? Karena kalau KEK, akan menjadi persoalan. Karena dari Eropa bertanya soal ini, seperti mitra kami dari Belanda dan Belgia,” harapnya.

Disampaikan Lisa, dengan status FTZ, seperti di negara lain. Demikian, untuk FTZ di Batam, diminta ada penyempurnaan, karena banyak aturan yang mengganggu kemurnian FTZ. ”Saya contohkan bahan baku masih perlu ijin. Belum lagi di bidang kepabeanan dan tenaga kerja. Ini tidak kompetitif,” bebernya.

Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady di Batam menyampaikan, KEK memiliki kelebihan dibanding FTZ. Namun jika pengusaha memilih jika kawasannya tetap FTZ, mereka mempersilahkan. Dengan demikian, KEK di Batam ditegaskan hanya opsi.

”Saya jelaskan, itu hanya opsi. FTZ itu wilayah. Aktivitas selain itu bisa. Jadi itu pilihan kawan-kawan. FTZ tetap berlaku. KEK hanya pilihan,” tegasnya.

Menurutnya, pengusaha Batam juga memiliki pilihan lain.

Pengusaha bisa membangun kawasan pelabuhan berikat di kawasan FTZ. Kawasan berikat diharapkan dapat mendorong barang murah di Batam.

”Kawasan pelabuhan berikat, itu 1-2 hektar bisa. Disana disimpan barang, untuk diangkut, seperti ke Riau. Saya harapkan, Lazada atau perusahaan aplikasi pengiriman barang bisa masuk. Seperti Lazada, Buka Lapak dan lain,” harap Edy. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here