Pengusaha dan Akademisi Jadi Panelis

0
199
Robby Patria

TANJUNGPINANG – Pengusaha sekaligus budayawan Kepri, Rida K Liamsi menjadi salah satu dari empat panelis di Debat Publik putaran kedua Pilwako Tanjungpinang 2018.

Rencananya, Debat Publik akan dilaksanakan KPU Tanjungpinang, Selasa (15/5) pukul 20.00 WIB di Hotel Aston Tanjungpinang.

Debat akan diikuti pasangan calon (paslon) nomor urut satu yaitu H Syahrul SPd-Hj Rahma SIp (Sabar) serta paslon nomor urut dua, H Lis Darmansyah dan dr Maya Suryanti (Lisma).

Ketua KPU Tanjungpinang, Robby Patria menuturkan, empat panelis dalam debat putaran kedua dari berbagai kalangan. Sesuai dengan tema yang diangkat yaitu sosial ekonomi, lingkungan dan pariwisata.

”Sebenarnya temanya itu empat, hanya supaya lebih ringkas sosial dan ekonomi digabungkan,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (10/5).

Terkait nama Rida K Liamsi menjadi salah satu panelis, karena diyakini mampu merumuskan pertanyaan sesuai dengan tema, khususnya ekonomi.

”Pak Rida itu kan pelaku bisnis, sangat paham dengan Tanjungpinang. Jadi kita meminta untuk ikut di tim panelis merumuskan pertanyaan,” tuturnya.

Tiga panelis lainnya diantaranya, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Free Trade Zona (FTZ) Tanjungpinang, Den Yelta, Ketua STAIN SAR Kepri, Dr M Faisal serta Dr Suryaningsih dari Stisipol Tanjungpinang.

Untuk diketahui, panelis dalam debat putaran pertama yang dilaksanakan, Minggu (22/4) lalu dari kalangan akademisi dan budayawan.

Terkait moderator, Roby menuturkan sebelumnya sudah berkomunikasi dengan Aviani Malik salah satu presenter Metro TV, tapi dikonfirmasi tidak bisa karena ada kegiatan di hari yang sama di Aceh.

“Kami baru dapat konfirmasi tidak bisanya, Rabu (9/5) karena mendampingi kegiatan Surya Paloh ke Aceh. Kita sedang berkomunikasi dengan beberapa moderator lainnya, kemungkinan dari Jakarta juga,” tuturnya.

Debat putaran kedua akan disiarkan secara langsung dari televisi lokal, Tanjungpinang TV, RRI dan juga live streaming di Facebook KPU Tanjungpinang.

Dituturkannya, kali ini jumlah pendukung dan simpatisan yang boleh masuk ke dalam ruang debat publik lebih sedikit yakni hanya 100 orang. Pada debat putaran pertama sebelumnya 150 orang.

Pengurangan jumlah pendukung masuk ke ruang debat karena kapasitas ruangan di Hotel Aston yang lebih kecil dibandingkan lokasi debat sebelumnya di Hotel CK Tanjungpinang.

”Kami sudah komunikasikan dengan masing-masing paslon membuat lokasi nonton bersama untuk pendukung dan simpatisan yang tak dapat masuk ke ruangan debat nantinya,” tuturnya.

Debat akan diisi enam segmen. Pertama penyampaian visi dan misi terkait tema. Dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari panelis maupun dari masing-masing Paslon saling tanya dan menjawab.

”Kali ini sesi tanya jawab lebih banyak, bila sebelumnya empat kini menjadi lima,” tuturnya. Diakhiri dengan masing-masing Paslon memberikan closing statement. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here