Pengusaha dan Kepala Syahbandar OTT di Jakarta

0
187
Kepala KSOP Sambut Batam, TS bersama ES di bawa jajaran Polda Kepri

BATAM – Polda Kepri melalui Diskrimsus dan Intelkam, melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), terhadap Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pulau Sambu, Batam berinisial TS‎ beserta ES karyawan PT Garuda Mahakam (GM). ‎Tersangka diamankan, berikut barang bukti, uang 9.200 dolar Amerika Serikat (AS) di Jakarta. ‎

Kabid Humas Polda Kepri, Erlangga, Senin (5/11) mengatakan, ‎transaksi itu terungkap setelah Diskrimsus dan Intelkam, mendapat informasi rencana transaksi tersebut. Pemberian uang itu untuk kelancaran pihak perusahaan pelayaran kepada pihak KSOP Pulau Sambu, Batam.

“Informasi kita terima itu uang kelancaran dari ES kepada Kepala KSOP, TS. Sehingga tim bergerak,” katanya.

Proses pemberian disebutkan selalu dilakukan di Jakarta. Jadwal pemberian selalu tiap akhir bulan dan sudah berjalan sejak Agustus, September, Oktober dari agen ke KSOP. Kemudian Diskrimsus dan Intelkam, mendapat informasi, bahwa kepala cabang PT GM, memesan tiket penerbangan ke Jakarta, 1 November 2018 kemarin.

“Berangkat untuk memberikan uang ke Kepala KSOP, Jumat. Kemudian, dilakukan pembuntutan dari Batam ke Jakarta,” sambungnya.

Setelah dilakukan pemantauan, tim Polda Kepri, melakukan OTT sekitar pukul 19.30 WIB di Restoran Ganda Ria, City Mall, Jakarta. Dari operasi diamankan, 9.200 dolar AS di dalam amplop. “Diserahkan Kepala Cabang Garuda Mahakam kepada Kepala KSOP Pulau Sambu,” bebernya.

Atas dasar penangkapan itu, Diskrimsus melakukan pemeriksaan dan penggeladahan di perusahaan PT GM. Demikian dengan penggeladahan di KSOP. Dari PT GM, diamankan tiga unit komputer dan dokumen lainnya.

“Ada beberapa barang bukti yang disita dari tersangka. Seperti tas, handphone, uang tunai 9.200 dolar AS, boarding pass dan lainnya,” imbuh Erlangga.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui jika pertemuan di Jakarta dilakukan sejak transaksi per Agustus 2018, atas permintaan tersangka ES terhadap TS. “‎Permintaan ES lebih aman di Jakarta,” imbuhnya.

Sementara Dirkrimsus Kombes Pol Rustam Mansur mengatakan, terkait total uang sejak transaksi berlangsung Agustus, sedang mereka dalami. “Kita amankan juga sejumlah dokumen data transaksi dari kantor KSOP Kelas III Pulau Sambau,” beber Rustam.(mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here