Pengusaha Shipyard Harus Kompak

0
86
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun foto bersama usai menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Cabang IPERINDO Kepri di Swissbell Harbour Bay, Jodoh Kota Batam, Rabu, (5/9). f-istimewa/humas pemprov kepri

Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun menginginkan agar Ikatan Perusahaan Industri Kapal (Shipyard) dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) bisa menjaga harmonisasi dan kompak dan meningkatkan sinergi antara pemerintah dan pengusaha galangan kapal yang ada.

BATAM – Hal ini penting karena sebagai daerah maritim, dibutuhkan kerja sama dan sinergisitas yang kuat dalam mengembangkannya.

Hal ini disampaikan Gubernur dalam sambutannya saat menghadiri Pelantikan Dewan Pengurus Cabang IPERINDO Kepri di Swissbell Harbour Bay, Jodoh Kota Batam, Rabu, (5/9).

Hadir dalam kesempatan ini Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Deputi 4 Bidang Sarana dan Prasarana BP Batam Mayjen TNI Eko Budi Supriyanto, Dandim 0316/Batam Letkol Inf. Romel Jangga Wardana, Kepala Perwakilan BI Kepri Gusti Raizal Eka Putra, Ketua DPP IPERINDO Eddy Kurniawan Logam, Ketua DPC IPERINDO Kepri Ali Ulai serta para pengusaha galangan kapal se-Provinsi Kepri.

Pada kesematan ini Gubernur Kepri H Nurdin Basirun juga mendapat jabatan di IPERINDO Kepri sebagai Dewan Pembina.

Selanjutnya Nurdin meminta agar IPERINDI bekerja dengan semangat kebersamaan dan kekompakan. Hal ini merupakan aset yang harus terus dijaga dan jalin untuk mencapai suatu tujuan bersama.

”Indonesia merupakan negara maritim terluas dan juga negara yang memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan. Kita semua harus saling mendukung suatu program nasional dengan semangat persatuan dan kesatuan serta menghindari fitnah,” katanya.

”Apalagi saat ini, Indonesia di bidang maritim perkapalan sudah bisa memproduksi dan mengekspor kapal-kapal buatan anak bangsa dalam negeri dan mampu berdaya saing di luar. Hal ini tentu harus kita tingkatkan terus,” tambahnya.

Nurdin juga mau agar laut yang luas membentang di Indonesia bukan merupakan penghalang dan jarak pemisah, akan tetapi bagaimana agar memanfaatkan potensi tersebut dengan mempersiapkan kapal yang bagus dan sesuai standart sehingga mampu mengarungi lautan yang luas.

”Kita yakin Indonesia yang akan menjadi Poros Maritim Dunia. Ini sangat didukung dengan letak geografis Provinsi Kepri karena merupakan alur pelayaran terpadat di dunia,” katanya.

Sebagai sebuah organisasi pengusaha, visi dari IPERINDO sendiri adalah untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia dan membawa perubahan yang memiliki dampak besar dan berkesinambungan.

Dengan misi diantaranya memperkuat dan meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), memperkuat kompetensi dan mengembangkan kemampuan sehingga nantinya akan melayani kapal-kapal yang melintasi di tiga wilayah ALKI untuk melakukan pemeliharaan di galangan kapal Indonesia, serta menjaga harmonisasi dan sinergi antara pemerintah bersama pengusaha galangan kapal.

Gubernur bertekat di sisa masa jabatannya, pembangunan pelabuhan di Karimun, Tanjunguban Bintan, Batam Tanjungpinang, Natuna dan Anambas harus siap terbangun hingga masa jabatannya berakhir.

Sementara itu ketua DPP IPERINDO Eddy Kurniawan Logam dalam sambutannya mengatakan, bahwa saat ini kondisi ekonomi bidang maritim sedang dalam posisi tidak baik karena dipengaruhi banyak faktor dan tidak sedikit juga banyak yang tumbang atau tutup karena kondisi ini. Akan tetapi IPERINDO harus kuat dan terus bersama dengan keyakinan untuk mewujudkan sebagai poros maritim dunia. ”Dukungan dari Pemerintah juga sangat dibutuhkan seperti dukungan pembuatan kapal yang menggunakan APBN harus dikerjakan di galangan kapal nasional,” katanya.

Sedangkan ketua DPC IPERINDO Kepri terpilih Ali Ulai dalam sambutannya mengatakan bahwa sebagai ketua terpilih dirinya akan terus bekerja dan menjalankan amanah yang dipercayakan untuk membawa kearah yang lebih baik.

”Kita akan menggandeng seluruh pengusaha galangan kapal untuk turut serta dalam organisasi ini dan selalu duduk bersama dalam menyelesaikan setiap permasalahan. Selain itu dukungan pemerintah dalam hal ini Bank Indonesia untuk bisa membantu para pengusaha dalam hal bantuan pinjaman dan penekanan suku bunga,” harapnya.(MARTUNAS-SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here