Penjara Delapan Tahun Menanti

0
341
Hendra Sendri menutup wajahnya usai persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, kemarin. f-raymon/tanjungpinang pos

Nekat Bawa Sabu Malaysia dari Pelabuhan Resmi

Pintu masuk resmi sering dijadikan jalur untuk membawa narkoba di Kepri. Di Bandara Hang Nadim Batam misalnya, lebih lima diamankan pelaku karena membawa narkoba.

TANJUNGPINANG – Kecelakaan itu diduga lantaran pengemudi Heri (32) hilang kendali. Informasi di lapangan, mobil berwarna silver yang dikemudikan Heri melaju dari arah Tanjunguban menuju arah Tanjungpinang dengan mengangkut 4 orang penumpang yakni tiga orang anaknya dan istrinya.

”Kami baru pulang Imlekan di Batam. Tadi lewat kapal RoRo. Rencana mau pulang ke Tanjungpinang,” katanya sembari mengevakuasi anaknya ke mobil lainnya.

Saat itu, menurut Heri, setir mobil tiba-tiba goyang. Roda mobil bagian depan mendadak oleng dan membuat mobil bergerak ke luar jalur ke arah kanan. Selanjutnya, bagian depan mobil menabrak pembatas jalan hingga terbalik.

Usai kejadian itu, saudaranya yang berada di mobil lainnya yang bergerak di depan mobil mereka langsung membawa tiga anaknya dan istrinya ke rumah sakit. ”Anak-anak dan istri saya mengalami luka lecet seperti saya. Sekarang mereka sudah di rumah sakit untuk dirontgen karena takutnya ada luka dalam,” ujarnya.

Anggota keluarga korban lainnya Surya mengatakan, mereka baru pulang liburan Imlek di Batam. ”Tidak ngantuk kok. Tadi setirnya goyang,” kata Surya di lokasi kejadian.

Warga Kijang ini mengatakan, dirinya tidak melihat kejadiannya, karena dia berada di mobil lainnya. ”Kami di depan mobilnya jadi tidak melihat kejadiannya,” lanjutnya.

Selang kejadian, polisi lalu lintas langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tak lama, mobil yang ringsek itu diderek ke Tanjungpinang.

Pantauan di lapangan, mobil itu terguling ke sebelah kiri. Masih terlihat bekas mobil jatuh di tanah kosong di tepi jalan tersebut. Bodi mobil sebelah kiri peot dan kacanya juga hancur termasuk kaca spion ikut patah.

Kasatlantas Polres Bintan AKP Anjar Yagota hingga berita ini diturunkan belum berhasil dihubungi. Sementara itu di Jalan Ganet terjadi juga tabrakan, kemarin siang sekitar pukul 14.00. Belum diketahui apa penyebabnya, namun warga terlihat ramai di pinggir jalan sambil menggotong seorang korban yang tidak sadarkan diri.

Pada tubuh korban yang mengenakan kaos biru tua itu terdapat bercak darah segar dan didahinya. Sedikitnya enam orang warga sekitar mengangkat pria tersebut untuk dibawa ke rumah sakit.

Warga sempat berkerumum untuk melihat ada apa gerangan. Seorang lelaki yang mengalami pendarahan di kepalanya juga nampak berdiri tak jauh dari korban yang tergeletak tersebut.

Di Tanjungpinang, mobil jenis Nissan Evalia dengan nomor polisi BP 1781 FJ terjun bebas ke parit yang berada di ruas jalan Raja Haji Fisabilillah Batu 8 Atas Tanjungpinang, Selasa (20/2) siang. Diduga mesin mati sehingga pengemudi tidak bisa mengendalikan mobilnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Mobil hanya mengalami kerusakan pada bagian depan mobil akibat terbentur ke dinding parit.(RAYMON)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here