Pentingnya TOEFL di Era Milenial

0
193
Dwi Nur Wulandari

Oleh: Dwi Nur Wulandari
Mahasiswa Jurusan Tadris Bahasa Inggris, STAI MU Tanjungpinang

Di era milenial ini, kita dituntut untuk lebih maju dalam segala hal. Baik maju dalam berfikir, berpakaian, hingga berbahasa. Sedikit kelemahan saja yang ditemukan dalam diri, akan membuat kita merasa tertinggal dengan orang lain. Itulah yang membuat kita mesti berlomba-lomba menjadi lebih baik dari hari ke hari. Di antaranya dengan menempuh segala pendidikan formal maupun informal. Begitu juga dengan pendidikan di bidang Bahasa Inggris. TOEFL pertama kali ditemukan pada tahun 1963. Metode uji satu ini terus berkembanghingga menjadi standar menguji kemampuan berbahasa Inggris.

Kita semua tentu sudah merasa bahwa Bahasa Inggris sangat penting. Apalagi ini bahasa komunikasi internasional. Terlebih untuk kita yang berada di daerah pariwisata di Kepualuan Riau, yang berbatasan dengan negara tetangga dan jumlah wisatawan yang datang terus meningkat setiap tahunnya.

Kepri merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak tempat pariwisata. Ini menjadi sasaran bagi turis-turis internasional. Itulah mengapa bahasa Inggris menjadi salah satu hal yang harus kita perhatikan.

Lalu, bagaimanakah kita mengetahui taraf kemampuan kita dalam berbahasa Inggris dengan baik? Disinilah peran TOEFL mengambil andil.

TOEFL merupakan singkatan dari Test of English as a Foreign Language. TOEFL merupakan ujian kemampuan berbahasa Inggris (logat Amerika) yang diperlukan untuk mendaftar masuk ke universitas di Amerika Serikat atau negara-negara lain di dunia. Bahkan, sejumlah perusahaan internasional menjadikan TOEFL sebagai syarat uji dalam rekrutmen. Sejulah kampus ternama juga menajdikan TOEFL sebagai salah satu dasar masuk universitas.

Dengan TOEFL, selain sebagai bentuk tes intelegensi, juga menjadi jaminan kemampuan bagi kita dalam mengerjakan tugas akademis di lingkungan yang berbicara dalam Bahasa Inggris. Makin tinggi skor yang diperoleh menandakan semakin baik pula kemampuan berbahasa Inggris. Selain TOEFL ada beberapa cara lain untuk menguji kemampuan orang dalam berbahasa Inggris.

Di antaranya TOEIC, dan IELTS. TOEIC adalah singkatan dari Test of English for International Communication. Selain itu ada juga IELTS yang merupakan singkatan dari International English Language Testing System.

TOEFL, TOEIC, dan IELTS ini adalah tiga standar tes berbahasa Inggris yang populer secara umum. Masing-masing punya sistem dan format soal berbeda. Fungsi dari skornya pun berbeda peruntukannya. Tapi yang paling populer adalah TOEFL. Seperti halnya yang digelar Himpunan Mahasiswa Jurusan Tadris Bahasa Inggris (TBI) STAI Miftahul Ulum beberapa waktu lalu. Mahasiswa STAI MU sudah beberapa kali menjadi pelaksana penyelenggara seminar dan TOEFL. Semoga, ajang uji standar berbahasa Inggris ini akan terus dilakukan agar menghasilkan pelajar dan mahahasiwa dan pekerja yang andal di Kepri. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here