Penumpang Akan Diisolasi

0
178
dr Didi Kusmarjadi
Penumpang kapal dari dan tiba di Batam, wajib masuk ruang isolasi, sebelum dibawa ke rumah sakit. Ketentuan itu akan diberlakukan di Batam, sesuai dengan UU Nomor 6 tahun 2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan. Hal ini tak hanya pelabuhan, juga dilakukan di Bandara Hang Nadim.

BATAM – Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, UU yang baru ini, diterapkan di pintu-pintu masuk. Sehingga saat penumpang keluar dari wilayah pintu masuk, menjadi tugasnya Dinas Kesehatan.

”Kalau ada penyakit menular, langsung dievakuasi ke rumah sakit, lalu dimasukkan ke ruang isolasi,” katanya.

Selanjutnya, penumpang yang memiliki penyakit menular, akan diberikan pengobatan sesuai SOP. Kemudian diambil darahnya dikirim ke Jakarta sambil menunggu kepastian.

”Ini sebenarnya sudah mulai siapkan dan kegiatan sejenis sudah kita jalankan. Tapi namanya berbeda, kegawatdaruratan kesehatan masyarakat (KKM), domainnya wilayah KKP,” bebernya.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim, Suwarso mengatakan, pihaknya diundang sebagai narasumber. Pengelola bandara ini sangat perhatian terhadap sosialisasi ini. Diakui, keberadaan aturan yang disosialisasikan, menjadi solusi merespon dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

”Untuk menjamin calon penumpang, penting tindakan medis, karena bandara kita internasional,” kata Suwarso.

Sementara Kepala KKP Kelas I Batam, dr. Achmad Farchanny Tri Adryanto mengatakan, mereka mendapat amanah dari Menteri Kesehatan untuk mensosialisasikan Undang-Undang (UU) Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. UU ini baru saja ditetapkan DPR RI pada Agustus 2018 lalu sebagai pembaharuan dari UU Karantina yang lama.

”Itu mencakup kekarantinaan kesehatan dipintu masuk, pelabuhan, bandar udara, pos lintas batas darat, dan karantina kesehatan di wilayah yang akan dilakukan Dinas Kesehatan,” pesannya.

Diakui, karena UU sudah ditetapkan, pihaknya harus siap untuk melaksanaan. Untuk pelaksanaannya, harus diatur lebih lanjut diatur oleh peraturan pemerintah. ”Harapannya, ada masukkan,” katanya.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here