Penumpang Harus Pakai Life Jacket

0
294
Dua Polisi saat memasangkan life jacek kepada dua penumpang yang akan berangkat ke Penyengat, Jumat (4/1). f-raymon/tanjungpinang pos
Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi meminta agar para penumpang kapal yang akan ke Penyengat atau ke Kampung Bugis dari Tanjungpinang, harus memakai life jacket.

TANJUNGPINANG – Kapolres juga telah menurunkan anggotanya ke pelabuhan atau pelantar-pelantar untuk melakukan pemantauan, sosialisasi dan imbauan bersama dengan stakeholder, agar masyarakat hati-hati saat akan berlayar. Karena, cuaca saat ini tidak bersahabat, karena memasuki musim utara. Kadang tiba-tiba cuaca datang esktrem.

Sambung dia, ia menurunkan anggotanya di pelabuhan atau pelantar, dengan tujuan menginggatkan para tukang pompong agar hati-hati dan tidak terjadi lagi kasus tenggelamnya pompong dari Tanjungpinang tujuan Penyengat, beberapa tahun yang menelan korban cukup banyak.

”Memberikan imbauan kepada para penambang boat agar tidak membawa penumpang melebihi batas muat Saat cuaca buruk agar tidak berlayar,” katanya Jumat (4/1).

Kapolres menuturkan, selain itu para penumpang harus memakai life jacket, para penambang boat harus melengkapi alat keselamatan seperti pelampung mengingat cuaca hujan, angin kencang yang dapat terjadi kapan saja. Anggotanya juga selalu memantau informasi resmi dari BMKG, dan otoritas pelabuhan setempat.

”Waspada terhadap fenomena cuaca yang berubah-ubah yang dapat menyebabkan puting beliung, hujan lebat, angin kencang dan petir,” jelasnya.

Kapolres menuturkan, Satpol Air memantau aktivitas pompong penyebrangan dari Pelantar Kuning menuju Pulau Penyengat. Berkoordinasi dengan anggota Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) terkait Tanggap Reaksi Cepat (TRC) apabila terjadi bencana atau laka laut dan agar menggunakan life jacket

Kita berikan imbauan keselamatan menghadapi cuaca buruk di Pelabuhan Domestik Sri Bintan Pura dan melaksanakan koordinasi dengan pihak KSOP terkait kelaikan kapal yang akan berangkat.

”Selain itu juga melakukan koordinasi BPBD Provinsi Kepri terkait antisipasi menghadapi bencana,” sebutnya.

Lanjutnya, juga melakukan pemantauan seputaran pelabuhan, kemudian memberikan imbauan Kamtibmas kepada kapten kapal, ABK dan buruh pekerja tetap berhati-hati dalam bekerja.(RAYMON)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here