Penumpang Keluhkan Fasilitas Pelabuhan Roro

0
471
PLAFON ruang tunggu keberangkatan di Pelabuhan Roro Parit Rempak, Meral yang terlihat memprihatinkan dan harus diperbaiki. f-alrion/tanjungpinang pos

Penumpang kapal penyebrangan antarpulau dengan kapal roro mengeluhkan fasilitas ruang tunggu keberangkatan yang sudah rusak.

KARIMUN – Sebab, fasilitas di pelabuhan itu kini terlihat memprihatikan dan tidak layak dijadikan sebagai ruang tunggu keberangkatan.

”Wajar kalau penumpang tidak mau menunggu di ruangan ini. Siapa yang betah di ruangan ini, bagian atasnya memprihatikan tak ubahnya ruangan ini tidak berpenghuni. Apakah dana perawatan fasilitas di pelabuhan ini tidak ada,” sebut Jimmi, penumpang yang hendak bertolak ke Tanjungpinang, kemarin.

Ia mempertanyakan, seperti apa peran pengelola pelabuhan roro yang saat ini sangat jauh dari layak. Selain itu, apakah Dinas Perhubungan Karimun atau PT Karya Karimun Mandiri (KKM) yang dibentuk Pemerintah Kabupaten Karimun sebagai Badan Usaha Pelabuhan Karimun untuk mengelola Pelabuhan Parit Rempak, Meral, Karimun.

Masih kata Jimmi, di Provinsi Kepri bahkan di Indonesia, Kabupaten Karimun menjadi satu-satunya kabupaten yang memiliki dua pelabuhan penyeberangan antarpulau.

Masing-masing pelabuhan itu yaitu Pelabuhan Parit Rempak, Meral dan Pelabuhan di Selat Beliah, Kundur. ”Sangat disayangkan, jika aset baik bangunan dan lainnya tidak dirawat dengan baik,” terang Jimmi.

Tidak hanya itu, ia mempersoalkan perbaikan rantai penyambung antara kapal roro dengan pelabuhan yang mengalami kerusakan. Dengan demikian, dampaknya jika air laut sedang pasang maka bagian bawah kendaraan akan terkena air laut. Dapat menyebabkan kerusakan pada kendaraan yang naik dan turun ke kapal roro.(ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here