Penumpang Pesawat Ditinggal Feri

0
102
PENUMPANG yang turun dari maskapai Wings Air saat tiba di Bandara Letung, baru-baru ini. F-INDRA GUNAWAN/tanjungpinang pos

Persoalan untuk transportasi lanjutan bagi penumpang pesawat Wings Air yang mendarat di Bandara Letung, menuju Pelabuhan Tarempa masih belum beres. Sebab, pihak kapal feri tidak mau menunggu jadwal kedatangan penumpang pesawat dan akhirnya penumpang pesawat selalu ditinggal.

ANAMBAS – Pemerintah Daerah mengharapkan, agar penumpang Wings Air yang turun di Bandara Letung bisa ke Tarempa, dengan kapal feri cepat Tanjungpinang-Tarempa yang singgah di Letung. Namun ternyata sudah beberapa kali penerbangan, penumpang Wings Air selalu ketinggalan feri.

Sebelum penumpang lanjutan tersebut sampai ke Pelabuhan Letung, feri sudah berangkat melanjutkan perjalanan ke Tarempa.

”Kita sudah meminta kepada pengelola feri Voc Batavia yang melayani rute Tanjungpinang-Letung-Tarempa, agar menunggu penumpang lanjutan, tapi pihak pengelola feri belum bisa mengakomodir hal itu,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas Andi Agrial, kemarin.

Andi menjelaskan, pihaknya sudah menyurati pengelola feri cepat Voc Batavia untuk memperlambat keberangkatan dari Tanjungpinang supaya penumpang lanjutan dari pesawat Wings Air dapat menyusul ke Pelabuhan Tarempa.

Namun kata Andi, pihak pengelola feri tidak bersedia dan tetap melakukan pelayaran sesuai jadwal yang sudah ada yakni berangkat dari Pelabuhan Sri Bintanpura Tanjungpinang pukul 07.00 WIB.

”Kita sudah minta agar feri diberangkatkan dari Tanjungpinang jam 08.00 WIB. Supaya agak lambat tiba di Pelabuhan Letung, dan bisa mengangkut penumpang lanjutan dari pesawat Wings Air. Tetapi mereka tidak mau,” ungkapnya.

Alasannya, kata Andi, untuk mengantisipasi gelombang selain itu juga tidak mau penumpang dari Tanjungpinang terlalu lama menunggu di Pelabuhan Letung. ”Itu alasannya,” singkatnya.

Pihaknya saat ini masih kebingungan untuk mencari cara bagaimana mengatasi masalah ini. Apalagi mengenai angkutan penumpang dari Bandara Letung ke Pelabuhan Letung.

Saat ini, masih menggunakan sarana angkutan pedesaan dari Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas.

”Tidak bisa angkutan pedesaan kita gunakan terus-terusan, kita tidak bisa pungut ongkos. Sementara itu, operasional butuh biaya kecuali ada pihak ketiga atau Bumdes yang mengelola,” jelasnya. Pantauan di lapangan, karena masih belum beres, maka penumpang lanjutan dari pesawat Wings Air, sering menginap dulu di Letung, baru keesokan harinya melanjutkan perjalanan ke Tarempa.

Hal ini sudah terjadi sejak beroperasinya pesawat milik maskapai Wings Air sejak tanggal 10 Agustus lalu. (INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here