Penumpang Pesawat Turun 32%

0
185
Salah satu penumpang sedang mengambil barang bagasi di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, belum lama ini. f-andri/tanjungpinang pos
Dampak mahalnya harga tiket dan bagasi berbayar masih terus membuat jumlah penumpang yang naik dan turun di seluruh bandara di Kepri menurun.

TANJUNGPINANG – Di Bandara Hang Nadim Batam sendiri, rata-rata pembatalan penerbangan 9-11 per hari pada Maret lalu. Banyak calon penumpang menunda penerbangan karena biayanya mahal.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, untuk Februari 2019, terjadi penurunan penumpang di bandara-bandara di Kepri sebesar 24,51 untuk kedatangan dan turun 32,26 persen untuk keberangkatan dibandingkan Februari 2018 lalu.

Jumlah penumpang angkutan udara domestik yang datang ke bandara yang ada di Provinsi Kepri pada Februari 2019 sebanyak 171.726 orang.

Jumlah ini mengalami penurunan 19,34 persen dibandingkan bulan Januari 2019 yang jumlahnya mencapai 212.914 orang.

Jika dibandingkan dengan kondisi bulan yang sama (Februari) tahun sebelumnya, jumlah penumpang yang datang ke Provinsi Kepri mengalami penurunan sebesar 24,51 persen.

Sementara itu, selama Februari 2019 ada sebanyak 146.223 orang berangkat dari bandara di Kepri. Penumpang yang berangkat mengalami penurunan 16,64 persen dibandingkan Januari 2019 yang mencapai 175.404 orang.

Jumlah penumpang yang berangkat pada Februari 2019 turun 32,26 persen bila dibandingkan Februari 2018 yang mencapai 215.848 orang.

Penumpang angkutan udara internasional yang datang ke Provinsi Kepri pada Februari 2019 mencapai 1.947 orang.

”Angka ini tercatat lebih tinggi 77,87 persen dibandingkan dengan keadaan bulan sebelumnya yang mencapai 1.805 orang,” ujar Zulkipli Kepala BPS Kepri dalam pres rilisnya yang diterima redaksi koran ini.

Sementara itu, selama Februari 2019 ada sebanyak 2.425 orang yang berangkat ke luar negeri melalui bandara di Kepri.

Jumlah penumpang penerbangan internasional yang berangkat mengalami kenaikan 51,85 persen dibandingkan Januari 2019 yang mencapai 1.597 orang.

Jika dibandingkan dengan kondisi tahun lalu juga terjadi penurunan 71,75 persen dengan jumlah penumpang angkutan udara internasional yang berangkat pada Februari 2018 mencapai 8.583 orang.

Pada Februari 2019, jumlah muat bagasi dan barang angkutan udara domestik mengalami penurunan 39,63 persen dari 3.399,68 ton di bulan Januari 2019 menjadi 2.052,47 ton di bulan Februari 2019.

Sementara itu, untuk angkutan udara internasional, selama Februari 2019 bagasi dan barang yang dimuat mencapai 19,89 ton, mengalami kenaikan 49,74 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Selama Februari 2019 ada sebanyak 349.865 orang embarkasi domestik dari pelabuhan di Kepri. Jumlah embarkasi penumpang domestik mengalami kenaikan 8,37 persen dibandingkan bulan Januari 2019 yang mencapai 322.846 orang.

Sementara itu, jumlah penumpang angkutan laut internasional yang naik (embarkasi) pada bulan Februari 2019 mencapai 364.791 orang, naik 10,18 persen dibandingkan Januari 2019.

Jumlah muat barang angkutan laut internasional pada Februari 2019 mengalami penurunan dari bulan sebelumnya sebesar 14,40 persen, yaitu dari 2.508.947,69 ton menjadi 2.147.535,09 ton.

Jumlah penumpang angkutan udara Januari 2019, baik yang datang dan berangkat sebanyak 391.720 orang.(MARTUNAS-SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here