Penundaan PPJU Tunggu Hasil Pembahasan Komisi

0
75
Nuryanto

BATAM – Pasca mengajukan penundaan kenaikan PPJU sesuai dengan Perda Kota Batam, DPRD Kota Batam, belum mengambil sikap. Menurut Ketua DPRD Batam, Nuryanto, pihaknya masih menunggu hasil pembahasan komisi hingga saat ini belum membuat kesimpulan.

Nuryanto mengatakan kalau rekomendasi pihaknya untuk penundaan kenaikan tarif Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) belum dikeluarkan. ”Apapun yang menjadi keputusan DPRD, sifatnya kolektif kolegial atau kesepakatan DPRD Batam. Sekarang masih dibahas di komisi,” ujarnya.

Disebutkan, setelah pembahasan dilakukan di komisi di DPRD Batam, maka disampaikan ke pimpinan. Sehingga keputusan itu menjadi keputusan bersama.

Kata dia, penting dilakukan pembahasan di komisi karena penundaan kenaikan tarif PPJU ini telah tertuang di Perda. Secara teknis DPRD harus mengkaji, sehingga hal ini tidak melanggar aturan. Apalagi penundaan dilakukan untuk kedua kali.

”Artinya dasar DPRD sepakat dan tidak sepakat, setuju tidak setuju harus ada rekomendasi dari komisi terkait. Kalau aku ngomong pribadi gak ada persoalan kenaikan tarif PPJU ditunda demi kepentingan masyarakat ramai. Hanya saja saya sebagai pimpinan tidak bisa mengambil keputusan itu karena harus melalui mekanisme,” ucapnya.

Sementara tarif PPJU saat ini, masih menggunakan tarif lama, sebesar 6 persen. Menurut Kepala Badan Kepala Badan Pengelolaan Pajak Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam Raja Azmansyah, mereka akan menyurati kembali DPRD Batam, untuk menanyakan kelanjutan permintaan mereka untuk penundaan kenaikan tarif PPJU.

”Kami masih menunggu DPRD. Kita sudah konsultasi bagian hukum. Minggu ini kita akan surati DPRD Batam,” kata Raja.

Penundaan kenaikan pajak penerangan jalan umum (PPJU) yang diajukan Pemko Batam, karena alasan melihat perekonomian Batam saat ini.

Seharusnya PPJU naik tahun ini sesuai Perda, untuk fasum dan fasos jadi 6 persen, perumahan 7 persen, bisnis/jasa 8 persen dan industri tetap 3 persen. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here