Penyaluran Asuransi Nelayan Terkendala

0
449
KAPAL nelayan tidak melaut yang ditambatkan di pelantar ketika cuaca buruk.F-HARDIANSYAH/TANJUNGPINANG POS

NATUNA – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Natuna Zakimin menyebutkan, proses pemungutan dan penyaluran asuransi nelayan Natuna sudah berjalan. hanya saja dalam prosesnya masih terdapat hambatan.

Pada pelaksanaannya, Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KP), bekerjasama dengan PT Jasa Asuransi Indonesia (Jasindo) untuk mengelola asuransi untuk nelayan itu.

”Alhamdulillah pelaksanaan asuransi nelayan di Natuna sudah mulai jalan. Dulu tahun 2017 jumlah nelayan penerima asuransi sebanyak 1.700 orang dan tahun ini bertambah jadi 2.200 orang. Angka ini diperkirakan akan terus bertambah,” kata Zaki di Gedung Sri Srindit Ranai, Rabu (14/3).

Baca Juga :  Pompong Pengangkut BBM Terbakar, Satu Orang Tewas

Menurutnya, animo nelayan Natuna untuk mengikuti program ini cukup tinggi hal ini ditandai banyaknya nelayan yang mendaftarkan dirinya. ”Kalau antusias masyarakat tinggi sekali. Mereka tertarik dengan asuransi ini karena pertahun, mereka hanya diharuskan membayar asuransi sebesar Rp 170 ribu pertahun. Sedangkan, biaya tunjangan kematian per nelayan mendapatkan Rp 180 juta. Kalau tunjangan cedera kecelakaan, akan ditentukan dengan rekomendasi dokter yang menanganinya,” terangnya.

Hanya saja, pelaksanaan kegiatan ini mengalami sedikit hambatan karena belum ada kantor perwakilan PT Jasindo di Natuna sehingga nelayan kesusahan menyetor iurannya.
”Persoalannya hanya kantor perwakilan saja. Jika ada, tentunya nelayan akan dimudah untuk membayar uang asuransi itu,” ungkapnya. (hrd)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here