Penyelenggaraan UNBK Harus Merata

0
384
SUASANA pelaksanaan UNBK di SMAN 2 Ranai yang berlangsung lancar dan tertib. F-HARDIANSYAH/TANJUNGPINANG POS

Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti menegaskan, penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SLTA harus bisa dilaksanakan di seluruh sekolah.

NATUNA – Dengan demikian, peserta didik bisa lebih nyaman saat mengerjakan soal ujian. Saat ini, kata Wabup Ngesti, persoalan utama belum terlaksananya UNBK secara menyeluruh di sekolah SLTA di Natuna lantaran minimnya sarana dan prasarana pendukung.

”Minimnya perangkat komputer dan jaringan internet jadi kendala saat ini. Tahun depan harus sudah disiapkan, agar tidak hanya sekolah itu itu saja yang melaksanakan UNBK,” kata Ngesti, Rabu (11/4).

Dari pantauan beberapa waktu lalu, sekolah SLTA yang bisa melaksanakan UNBK hanya beberapa sekolah saja diantaranya SMA Negeri 1 Ranai, MAN Ranai, dan SMK Negeri 1 Ranai.

”Sementara SMA Negeri 2 Ranai yang juga berada di dalam kota, tidak bisa melaksanakan UNBK. Persoalannya jaringan internet dan perangkat komputer yang masih sedikit,” ungkapnya.

Kemudian, lanjut Ngesti, tahun 2019, SMAN 2 Ranai harus ikut melaksanakan UNBK, untuk itu segala perlengkapannya harus disiapkan sejak sekarang. ”Karena kewenangannya sudah di provinsi, daerah berharap dinas terkait bisa mengakomodir keinginan pihak sekolah agar UNBK bisa dilaksanakan di SMAN 2 Ranai,” paparnya.

Kepala Sekolah SMAN 2 Ranai Ida Susanti berharap, tahun depan siswanya bisa mengikuti UNBK seperti sekolah negeri di Kota Ranai. ”Tahun ini kita hanya bisa melaksanakan ujian nasional secara manual. Kita berharap tahun depan bisa juga melaksanakan UNBK. Tahun ini ada sekitar 128 siswa yang ikut UN,” tutupnya.

Pemerintah Kabupaten Natuna berkeinginan untuk semua sekolah di Natuna, baik tingkat SLTP dan SLTA dapat mengikuti UNBK. Hanya saja, kehendak itu belum bisa terpenuhi sepenuhnya karena keterbatasan sarana dan prasarana.

Kadiskominfo Kabupaten Natuna, Raja Darmika berkata, Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna akan menempuh berbagai upaya untuk menyeragamkan pelaksanan UN di Natuna dengan sistem UNBK.

Salah satu upaya untuk mewujudkan kehendak itu, dengan memanfaatkan Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Natuna. ”Kita bisa menfaatkan CSR. Kita akan koordinasi dengan perusahaan-perusahaan besar, yang ada di Natuna seperti yang ada sektor Migas, Telekomunikasi dan lainnya,” kata Raja Darmika di SMA Negeri 2 Ranai, Senin (9/4).

Menurutnya, kendala pelaksanaan UNBK di Natuna secara umum disebabkan oleh dua faktor yakni faktor sarana komputer yang belum lengkap dan faktor jaringan internet yang belum merata.

Kedua faktor ini, akan sulit dihadapi oleh Pemerintah Kabupaten Natuna karena adanya faktor kewenangan pada pengelolaan pendidikan SLTA.(HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here