Peran Guru Tak Bisa Digantikan Kemajuan Teknologi

0
1195
UPACARA peringatan GHN dan PGRI di Natuna, Senin (26/11) kemarin.f-hardiansyah/tanjungpinang pos

NATUNA – Hari Guru Nasional (HGN) diperingati setiap tanggal 25 November. Pada tahun ini, HGN mengangkat tema ‘Guru Sebagai Penggerak Perubahan dalam Era Revolusi Industri 4.0’.

Memperingati HGN ke-73 tahun 2018, Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna menggelar upacara di halaman Kantor Bupati Kabupaten Natuna, Bukit Arai, Senin (26/11).

Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti selaku inspektur upacara mengatakan, sesuai Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 telah menetapkan tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional yang juga sebagai Hari Ulang Tahun PGRI.

”Penetapan ini diperkuat dalam UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru. Pada setiap tahun, di seluruh pelosok negeri, di sekolah-sekolah dan kantor pemerintahan, kita semua bersama-sama memperingati HGN dan HUT PGRI. Melalui HGN kita jadikan penggerak perubahan dalam Era Revolusi Industri,” ungkapnya.

Baca Juga :  Oktober Siswa SMAN 7 Tempati Gedung Baru

Wabup Ngesti menyebutkan PGRI sebagai organisasi profesi juga ditantang tidak hanya mampu menggerakkan guru, pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah tetapi juga diharapkan memberikan andil dalam penyelenggaraan pendidikan.

”Lebih dari itu PGRI harus merasa terpanggil untuk ikut melahirkan pemikiran transformatif dalam pengembangan kebijakan pemerintah dalam melahirkan berbagai gagasan dan tindakan inovatif sesuai dengan tantangan abad ke-21,” kata Wabup Ngesti.

Ia juga mengatakan dunia hari ini menghadapi fenomena seperti lahirnya digitalisasi sistem Pendidikan melalui inovasi aplikasi teknologi seperti Massive Open Online Course (MOOC) dan Artificial Intelligence.

Baca Juga :  Baju Seragam Boleh Beli di Luar

”Meski teknologi informasi berkembang sangat cepat dan sumber informasi sangat mudah ditemukan, meski demikian peran guru tidak akan tergantikan oleh kemajuan teknologi. Guru memiliki peran penting dalam kontekstualisasi informasi serta bimbingan terhadap peserta didik,” katanya.

Wabup Ngesti juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh guru, pendidik dan tenaga kependidikan utamanya guru honorer yang selama ini tiada kenal lelah mengisi kekosongan guru.

”Semoga dengan semua usaha ini mendorong guru dan tenaga kependidikan bersemangat bekerja lebih efektif, disiplin, tidak mudah mengeluh, menjaga kode etik guru, merawat persatuan dan kesatauan, menjauhkan dari sikap intoleran, membangun komunikasi efektif dengan orang tua, dan terus menjadi pembelajar demi kepentingan terbaik bagi peserta didik dan bangsa Indonesia,” ucapnya.

Baca Juga :  Peserta Paskibra Ikuti Tiga Tahapan Seleksi

Melalui momentum HGN ini Wabup Ngesti mengajak seluruh guru memiliki sikap mental dan komitmen untuk selalu meningkatkan kualitas agar memiliki kompetensi sesuai dengan perubahan zaman.

”Bangsa Indonesia menitipkan amanah kepada Bapak dan Ibu Guru untuk memelihara, mengembangkan jati diri dan membentuk karakter generasi penerus bangsa sehingga menjadi bangsa tangguh, mandiri, berdaya saing dan penuh toleransi,” tutup Wabup Ngesti. (hrd)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here