Peran Pemuda dan Permasalahan Generasi Muda

0
11406
Feby Anggraini

Oleh: Feby Anggraini
Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara Fisip Umrah

Generasi muda sekarang ini menjadi bahan pembicaraan oleh semua kalangan masyarakat, karena generasi muda adalah generasi penerus bangsa yang nantinya akan memimpin bangsa. Masa depan suatu bangsa terletak pada generasi mudanya sekarang, sebab merekalah yang menggantikan generasi sebelumnya dalam memompin bangsa. Oleh karena itu generasi muda perlu diberi bekal berupa ilmu pengetahuan sesuai dengan tuntutan zaman. Salah satu cara memperoleh bekal pengetahuan tersebut dapat melalui pendidikan, baik itu pendidikan dasar maupun pendidikan tinggi.

Masalah generasi muda dalam masyarakat erat kaintannya dengan sosialisasi dan modernisasi. Sosialisasi adalah proses penanaman nilai dan aturan dari satu generasi ke generasi lainnya dalam sebuah masyarakat. Sedangkan modernisasi yaitu proses menhju masyarakat yang modern. Proses sosialisasi yang keliru dapat menyebabkan penyimpangan pada generasi muda.

Baca Juga :  Almarhum Ayah Sadar, Keteladanan dan Kesiapan Kita

Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya penyimpangan di antaranya yaitu; tidak adanya nilai dan norma ukuran prilaku menyimpang, adanya kepribadian yang memiliki kecendrungan untuk melakukan penyimpangan, kurangnya kontrol sosial atau pengawasan terhadap pelaksanaan norma di masyarakat.

Dengan demikian jika trlah terjadi penyimpangan maka timbul berbagai macam permasalahan geneasi muda yang muncul pada saat ini, antara lain; menurunnya jiwa idealisme, kekurang pastian yang dialami para generasit muda terhadap masa depan, kurangnya lapangan dan kesempatan kerja serta tingginya tingkat pengangguran.

Bisa kita lihat kondisi pemuda di masa lampau dan masa kini mempunyai perbedaan. Jika pemuda di masa lampau yaitu pemuda-pemuda yang memiliki semangat yang tinggi dalam membela Negara, memerdekakan Bangsa, tetapi pemuda di masa kini sangat banyak perubahan jika dibandongkan dengan pemuda di masa lampau. Problematika pemuda yang terbentang di haapan kita sekarang sungguh kompleks, mulai dari pengangguran, krisis mental, krisis eksistensi, hingga dekadensi moral. Budaya permisif dan pragmatisme yang kian merebak membuat sebagian pemuda terbentuk dalam kehidupan yang serba instan, dan tercabut dari idealisme sehingga cenderung menjadi manusia yang anti sosial.

Baca Juga :  Benang Kusut Dualisme Kepemimpinan Pemko dan BP Batam

Oleh karena itu, sesungguhnya sangat memprihatinkan kondisi pemuda saat ini, ini adalah sebuah realita yaitu kondisi seperti ini bisa kita temui sekarang. Fenomena ini akan bahaya bagi kita semua. Calon pemimpin masa depan itu di pundak generasi muda, nasib suatu bangsa berada di tangan pemuda. Sudah seharusnya sebagai generasi muda harus sadar akan kewajiban dan tugasnya di masa depan,buatlah perubahan yang berbentuk kemajuan.

Gantilah hal-hal yang menghambat kemajuan dengan hal-hal baru yang sesuai dengan tuntutan dan perkembangan masyarakat, sehingga generasi muda lebih dipandang sebagai generasi yang memiliki moralitas, memiliki semangat juang, memiliki pendirian, serta pemuda yang memiliki dedikasi yang tinggi terhadap pendidikan, karena ditangan pemudalah majunya dan tidaknya sebuah bangsa. ***

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here