Perangkat Tak Ada, e-Tilang Tak Berlaku

0
1156
RAZIA KENDARAAN: Personel Lantas saat memeriksa kelengkapan berkendaraan.F-ANDRI/TANjungpinang pos

Pelanggaran Lalu Lintas Naik 40 Persen  

Pembayaran denda pelanggaran lalu lintas menggunakan aplikasi elektronik tilang (e-Tilang) belum bisa diterapkan secara maksimal di Tanjungpinang.

Tanjungpinang – Meski sistem e-Tilang sudah diresmikan Kakorlantas Mabes Polri di seluruh kawasan Indonesia pada Jumat 16 Desember 2016, belum bisa diterapkan di Kota Tanjungpinang.

Sebab, masih ada personel yang belum mengetahui sistem tilang ini. Beberapa polisi lalu lintas juga belum memiliki ponsel pintar. Kemudian Pengadilan Negeri Tanjungpinang belum menetapkan table denda e-tilang.

Humas Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang Santonius Tambunan mengatakan PN Kota Tanjungpinang belum menentukan berapa jumlah denda tilang yang akan tertera di dalam table E tilang. Itu dikarenakan dalam menentukan denda pihaknya harus memilah terlebih dahulu kesalahan pelanggar lalu lintas.

”Seperti penilangan SIM, itu harus di bedakan dengan kendaraan yang digunakan para pelanggar,” katanya.

Satonius menyebutkan, selain itu belum menetapkan denda juga dikarenakan wilayah Pengadilan Negeri Tanjungpinang ini mencakup tiga daerah yakni Tanjungpinang, Bintan dan Dabo. Setiap daerah memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) bila akan samakan maka ada masyarakat yang keberatan.

Baca Juga :  Besok Kepala OPD Ikut Assessment

”Jangan sampai ada yang keberatan denda, makanya sampai saat ini belum kita tetapkan, kita berupaya pada denda minimal,” ungkapnya.

Ia mencontohkan, hukuman bagi seorang pelanggar yang menggunakan mobil mewah seharusnya tak bisa disamakan dengan pelanggaran yang dilakukan sopir truk. Sebab, kemampuan finansial keduanya berbeda.

”Di situlah hakim bisa menentukan hukuman yang setimpal,” sebutnya.

Sejauh ini pelaksaan sidang tilang yang dilakukan di Pengadilan Negeri Tanjungpinang berjalan lancar. Santonius menjelaskan, berkas sidang tilang masuk pada hari Rabu dan dilakukan persidangan pada hari Jumat.

Usai mengikuti persidangan daftar nama pelanggar di tempel dan melakukan pembayaran kepada pihak Kejaksaan Negeri.

Baca Juga :  Rumah Veteran Dieksekusi, Penghuninya Ngamuk

”Untuk mengambil barang bukti yang sudah di tilang itu di pihak Kejaksaan, apabila sudah membayar maka mengambil pada Kejaksaan,” ujarnya.

Sepekan 178 Kendaraan Ditilang
Hampir sepekan Operasi Patuh Seligi 2017 dilaksanakan Polres Tanjungpinang panen kendaraan. Ada 178 surat tilang diberikan kepada pengendar.

Kasat Lantas Polres Tanjungpinang AKP Krisna Ramdhani Yowa mengatakan kebanyakan para pengendara yang terjaring razia, tidak melengkapi kendarannya.

Untuk kendaraan yang diamankan di Polres Tanjungpinang sebanyak 107 kendaraan. Sedangkan Surat Izin Mengemudi (SIM) ada 33 dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) 38.

”Beberapa pelanggaran kasat mata seperti tidak mengenakan helm, kaca spion ganda dan tidak menggunakan tanda Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor (TNKB) modifikasi turut menjadi sasaran operasi,” katanya Senin (15/5).

Sedangkan untuk teguran kepada pelanggar, Krisna menyebutkan, teguran kepada pengendara sebanyak 126 teguran. Bila dibandingkan dengan data Operasi patuh tahun 2016 naik sekitar 40 persen baik dari tilang dan teguran.

Baca Juga :  94 Mustahiq Menerima Dana Zakat

”Tahun 2016 sepekan Operasi patuh sebanyak 140 tilang sedangkan untuk tahun 2017 sudah 178,” ungkapnya.

Sementara itu, Krisna mengimbau, kepada seluruh masyarakat Tanjungpinang diharapkan untuk melengkapi surat-surat dalam berkendara. Seperti melengkapi atribut kendaraan, kaca spion, knalpot dan helm ganda.

”Serta patuhi peraturan dan rambu-rambu berlalulintas seperti untuk tidak parkir diruas jalan dan tempat-tempat yang dilarang untuk memarkirkan kendaraanya,” jelasnya.

Kepada masyarakat agar periksa kelengkapan kendaraan saat hendak berkendara di jalan raya.

”Kita juga mengucapkan terima kasih kepada pengendara dan pengguna jalan lainnya yang telah tertib berlalu lintas,” tandasnya.(RAYMON)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here