Perbaikan Jalan SP Butuh Dukungan

0
198
KENDARAAN roda tiga ketika melintas di Jalan Pelantar Beton SP yang kini mulai rusak. f-istimewa

Warga Desa Tarempa Timur, Kecamatan Siantan berharap semua pihak terkait mendukung perbaikan berat Jalan Selayang Pandang (SP). Jalan SP merupakan akses lalu lintas penghubung masyarakat, antara Kelurahan Tarempa, menuju Desa Tarempa Timur Kecamatan Siantan.

ANAMBAS – Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris SH ketika ditemui mengatakan, pihaknya sudah menganggarkan perbaikan berat terhadap pelantar beton SP sekitar Rp5 miliar. Hari ini, pihak DPRD bersama OPD terkait akan membahas anggaran tersebut.

Jika tidak disetujui oleh DPRD, maka Pemda tidak bisa juga mengakomodir kebutuhan yang urgensi bagi masyarakat.

”Hari ini akan dibahas dari OPD terkait bersama anggota DPRD. Tergantung anggota DPRD lagi. Kalau mereka mencoretnya, maka perbaikan itu tidak akan terwujud. Mudah-mudahan tidak di coretlah,” ucap Haris.

Sementara itu, Imran selaku Ketua DPRD mengatakan, pihaknya akan jamin bahwa pembangunan pelantar beton SP 1 akan disahkan dan ia berjanji anggota DPRD tidak akan mencoretnya.

Sejauh ini, anggota DPRD terus tetap mendukung kebutuhan pembangunan yang bersifat urgensi namun perlu di lakukan pembahasan dan proses itu harus dilalui.

”Insya Allah kita tidak akan mencoretnya untuk pembangunan akses jalan pelantar beton SP 1. Hari ini akan dimulai pembahasan APBD tahun anggaran 2019,” tegas dia.

Jalan itu, kini terlihat sudah rusak berat bahkan bakal akan roboh termakan usia.

Bangunan fisik seperti balok dan tiang beton yang terpasang, sejak awal pemekaran Kabupaten Kepulauan Anambas pada tahun 2008 itu terlihat sudah banyak yang retak. Sementara, besi tiangnya kelihatan berkarat.

”Sudah banyak balok dan tiang beton SP, yang kondisinya telah retak dan kropos. Hanya menunggu nahas saja, bagi siapapun yang akan melintasi di akses itu,” ungkap Sulaiman, selaku warga Desa Tarempa Timur Kecamatan Siantan ketika ditemui, Selasa (27/11).

Menurutnya, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Anambas khususnya Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) dapat melakukan perbaikan terhadap akses pelantar beton tersebut. Diketahui akses jalan itu sebagai penghubung, bagi sejumlah desa dan masyarakat yang ada di kota kabupaten.

”Kami harapkan kepada Pemda segera melakukan perbaikan, jangan sampai harus menunggu korban baru sibuk melakukan perbaikan. Sebelum jatuhnya korban, perlu penindakan kerja nyata,” tukas dia.

Ia sangat khawatir sekali dengan kondisi bangunan itu, dan belum lagi sejumlah kendaraan roda empat terus melintasi pelantar itu bahkan pikap bermuatan bahan material bangunan selalu memanfaatkan akses jalan di sana.

Tidak dipungkiri kebutuhan akan akses tidak banyak pilihan, dan lintasan akses jalan itu sebagai alternatif yang memiliki jarak tempuhnya cukup dekat.

”Jika melintasi akses jalan nasional dengan mengelilingi Desa Temburun, butuh waktu 1-2 jam perjalanan untuk tiba ditempat tujuan yakni Kampung Antang Desa Tarempa Timur. Kalau manfaatkan lintasi pelantar beton SP hanya memakan waktu 15 menit saja sudah sampai ke tempat tujuan,” terang dia.(INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here