Perbaikan RKB Sudah Dilakukan

0
728
USAI ACARA: Kadisdik Tannjungpinang HZ Dadang AG berdiri usai menghadiri acara. F-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

Disdik Dapat DAK Rp 9,6 Miliar

TANJUNGPINANG – Dinas Pendidikan Tanjungpinang mendapat suntikan Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar Rp 9,6 miliar dari pusat. Jumlah ini lebih besar dari tahun lalu yaitu sekitar Rp 1,1 miliar. Dana tersebut kini sudah digunakan untuk pembangunan sarana dan prasarana pendidikan di lingkungan Pemko Tanjungpinang. Dengan komposisi 60 persen untuk fisik dan 40 persen untuk non fisik.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang, HZ Dadang AG. Dituturkannya, selain DAK ada lagi bantuan lainnya dari pusat melalui block grant. Ini rencananya untuk pembangunan satu Unit Sekolah Baru (USB) untuk SDN 16 di kawasan Tanjungpinang Timur.

Baca Juga :  Utamakan Terima Siswa Sekitar Sekolah

”DAK dan block grant sama-sama bantuan dari pusat. Bedanya DAK masuk ke APBD sedangkan block grant tidak, nantinya terkait lelang dan lainnya masih ada turut campur dari pusat. Pengerjaannya hampir sama dengan SMPN 16 tahun lalu,” ungkapnya. Ditambahkannya, kini seluruh proyek tersebut sudah selesai di lelang dan dikerjakan.

”Mudahan pembangunannya atau pengekerjaannya selesai akhir tahun ini. Alhamdulillah sudah dikerjakan semua,” paparnya. Terkait bantuan DAK, dipergunakan untuk membangun 12 Ruang Kelas Baru (RKB). Diantaranya 6 RKB di SMPN 16 Tanjungpinang yang baru difungsikan tahun ini dan 6 RKB lainnya di SMPN 7 Tanjungpinang.

Anggaran untuk masing-masing pembangunan tiap sekolah sekitar Rp 2,044 miliar. Selain itu ada perbaikan atau revitalisasi ruangan kelas. Diantaranya 4 kelas di SMPN 2, masing-masing 6 kelas di SMPN 4, di SMPN 6 dan SMPN 9 serta 2 kelas di SMPN 13 Tanjungpinang.

Baca Juga :  Biaya Jahit Seragam Kemahalan

”Ini anggaran untuk pembangunan fisiknyanya, sedangkan non fisiknya juga sudah ditentukan alokasi anggarannya,” tuturnya. Diantaranya pengadaan alat peraga laboratorium SMPN 16 Tanjungpinang, selain itu penunjang alat peraga Matmatika serta untuk pendidikan jasmani atau olahraga.

”Bantuan dari pusat melalui DAK untuk pendidikan sudah membantu beban Pemko. Meskipun diluar dari ini, ada lagi anggaran untuk pembenahan infrastruktur sekolah-sekolah,” ungkapnya. Pengerjaan fisik dan non fisik DAK untuk pendidikan akan dikerjakan melalui Disdik. Sedangkan pembangunan lainnya, ada melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tanjungpinang.

Baca Juga :  Harumkan Nama SMAN 2 Tanjungpinang

Diakuinya, masih banyak sekolah-sekolah khususnya tinggkat SD di Tanjungpinang butuh perbaikan. Hanya saja, dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran. ”Maklumlah, rata-rata bangunan SD di Tanjungpinang ini sejak masa Inpres, tahun 70 sampai 80an, jadi wajar kalau bangunan kini butuh pemeliharaan,” paparnya.

Selain itu, tahun ini juga ada alokasi anggaran untuk perbaikan beberapa bangunan SD dan SMP melalui APBD Pemko. ”Kini juga sedang tahap pekerjaan sebab proses lelang sudah selesai. Mudah-mudahan tidak ada kendala,” (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here