Percepat Jembatan Babin

0
226
Maket jembatan Batam-Bintan yang akan dibagun dari Telaga Punggur hingga ke Tanjunguban. f-istimewa

Mbs Gubernur Nurdin berbangga hati karena usulan membangun Jembatan Babin Disetujui Pak Peresiden Jokowi Segra Cari Investor Agar Cepat Terealisir Mumpung Pak Jokowi Lagi Semangat Membangun Infrastruktur Ini adalah timing yg tepat sekali jembatan Babin dijamin dapat meningkatkan Perekonomian Masyarakat Kepri dan daerah selamat berjuang Pak Gubernur.
081314992494

TANGGAPAN:
Kementerian Pekerjaan Umum berusaha mengurangi biaya pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin) dengan mengurangi panjang jembatan. Detailed Engineering Design (DED) yang dibuat Pemprov Kepri tahun 2017 lalu, panjang Jembatan Babin mencapai 7 Km di atas laut dan jalan darat penghubung 6 Km. Sehingga totalnya 13 Km dengan estimasi biaya pembangunan Rp7,175 triliun.

Kementerian PU sudah membentuk tim yang akan menangani pembangunan jembatan tersebut. Pemprov Kepri pun dilibatkan di dalamnya.

Setelah dilakukan studi di lapangan, tim tersebut menggeser posisi jembatan dari rancangan semula. Dengan pergeseran itu, maka ada beberapa pulau lain yang akan dilalui.

Bertambahnya pulau yang akan dilalui jembatan membuat ukuran jembatan lebih pendek dan memangkas biayanya hingga jauh lebih murah dari taksiran anggaran sebelumnya.

Kemudian, dengan munculnya alat-alat terbaru saat ini yang lebih modern, maka pembangunan kerangka jembatan di atas laut akan lebih cepat dan biayanya lebih ringan.

Ada alat baru keluar. Kalau pakai alat ini, kerjanya cepat. Biayanya lebih murah. Alat ini nanti yang akan dipakai membangunnya.

Selain alat baru yang mengurangi biaya, pergeseran posisi jembatan hingga membuatnya lebih pendek juga turut menghemat biaya. Pokoknya jauh lebih murah. Jembatan makin pendek, bertambah banyak pulau yang dilalui, ekonomi makin hidup, dan ada alat baru. Ini cukup menggembirakan.

Kementerian serius dalam pembangunan Jembatan Babin ini. Apalagi Presiden RI Joko Widodo sudah menginstruksikan ke beberapa kementerian terkait untuk mengurusi jembatan tersebut.

Ditinjau dari manfaatnya, kehadiran jembatan ini akan mempercepat arus barang dan mobilisasi orang di Batam, Bintan dan Tanjungpinang. Hal ini akan berdampak pada minat investor yang ingin menanam sahamnya di tiga daerah Free Trade Zone (FTZ) tersebut.

Ketika ditanya apakah ada harapan pembiayaan pembangunan Jembatan Babin dimasukkan di APBN 2019, Nurdin tidak bisa menjawabnya. Ia mengatakan, banyak investor yang berniat membangunnya.

Masalahnya, apabila investor membangunnya, maka harus ada untung yang diperolehnya dari investasi triliunan tersebut. Butuh waktu lama mengembalikan modalnya nanti.

Jembatan akan dibangun dengan ketinggian 30 meter di atas permukaan laut. Sehingga kapal feri dan kapal besar lainnya bisa lewat dari kolong jembatan tersebut.

Adapun lebar jembatan 20 meter dan dibuat dua row. Jembatan dilengkapi dengan tiang lampu Penerangan Jalan Umum (PJU). Kemudian, jembatan didesain menarik karena menjadi ikon baru Kepri.

Inilah nantinya jembatan yang akan mematahkan rekor Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) yang telah rampung dibangun tahun 2009 lalu dengan panjang sekitar 4,5 Km.(mas/ais)

Nurdin Basirun
Gubernur Kepri.

TANGGAPAN:
Menindaklanjuti rencana pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin), Pemprov Kepri akan melakukan inventarisasi lahan yang kena dampak pembangunan itu.

Pemprov akan segera membentuk Tim Pembebasan Lahan Pembangunan Jembatan Babin.

Tim ini melibatkan beberapa instansi pemerintahan daerah seperti Pemko Batam, Pemkab Lingga termasuk Pemprov Kepri sendiri. Tim inilah nanti yang turun ke lapangan mendata siapa saja masyarakat yang tinggal di lokasi yang kena dampak pembangunan jembatan itu.

Inventarisasi akan dilakukan baik itu di Tanjungsauh Batam, Pulau Buau Batam dan Bintan. Di Pulau Buau, diduga belum berpenghuni. Meski demikian, tim tetap akan turun ke sana nanti untuk melihat lokasi itu.

Pemerintah daerah membantu memperlancar pembangunan mega proyek tersebut. Biaya untuk pembebasan lahan nanti, kemungkinan besar akan dilakukan si kontraktor swasta atau investor yang membangun jembatan itu.

Kita sifatnya membantu agar pembangunan itu makin lancar. Tim kita bentuk, tapi anggaran pembebasan lahan bukan dari pemerintah daerah. Dari investornya atau swasta yang membangun.

Investor yang ingin membangun Jembatan Babin masih menunggu penetapan Kepres atau Perpres. Kalau Kepres atau Perpres sudah turun dan investor datang, kita langsung ke lapangan.

Saat turun ke lapangan nanti, tim akan bertemu langsung dengan masyarakat. Soal ganti rugi lahan, tim akan melakukan pendekatan dan musyawarah sehingga tidak terlalu memberatkan soal biaya pembebasan lahan itu.

Di Tanjunguban, berita tentang pembangunan Jembatan Babin sudah ramai dibahas. Demikian juga dengan di media sosial yang kerap membahas Jembatan Babin dengan pandangan mereka masing-masing.

Banyak warga Kepri yang mendukung pembangunan Jembatan Babin ini dikarenakan memudahkan akses untuk masyarakat mengeliling tiga daerah yakni Batam, Bintan dan Tanjungpinang.

Namun, ada juga yang menilai rencana pembangunan Jembatan Babin ini tak cocok dengan semangat kemaritiman. Yang lain menilai, Jembatan Babin akan membuka akses yang sangat luas dan biayanya murah.

Investor Cina merupakan yang paling serius ingin membangun jembatan ini. Biayanya sekitar Rp 7,2 triliun dan bisa rampung dikerjakan 3-4 tahun. Jembatan ini panjangnya 7 kilometer yang akan dibangun dengan tiga trase yakni, trase I Batam-Tanjung Sauh 2,124 Km, Trase II Tanjung Sauh-Pulau Buau 4,056 Km, Trase III Pulau Buau-Bintan, 855,3 meter. (mas)

Naharuddin
Kepala Bappelitbang Pemprov Kepri,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here