Perda Parkir Berlaku, Petugas Angkut Kendaraan

0
80
Petugas Dinas Perhubungan Kota Batam menertibkan kendaraan warga yang parkir sembarangan di bahu jalan di sekitar Batam Centre. F-MARTUA/TANJUNGPINANG POS

Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2018 tentang Parkir, mulai efektif diberlakukan pemerintah Kota Batam. Tapi, di pusat perbelanjaan seperti Mega Mal, Batamcenter, Perda itu belum berjalan, khususnya untuk pasal drop off. Namun di kendaraan dibahu jalan sudah ditertibkan dan diangkut petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Batam.

BATAM – Hari pertama pemberlakuan Perda Parkir Batam, penertiban dilakukan Dishub, Senin (1/10), di bahu Jalan Pelabuhan Internasional Batam Centre. Langkah yang sama juga dilakukan di depan Kantor Imigrasi Batam Centre. Dari penertiban itu, petugas membawa 12 unit motor ke Kantor Dishub Batam.

Kita lakukan penertiban, sesuai Perda. Sanksi terhadap pemilik kendaraan sudah bisa diberlakukan, untuk pemilik kendaraan yang parkir tidak sesuai tempatnya. ”Ini amanah Perda Nomor 3 Tahun 2018 dan kita laksanakan. Ada 12 kendaraan roda dua yang kita derek,” kata Kabid Lalu Lintas Dishub Kota Batam, Edward Purba.

Disebutkan, sesuai ketentuan itu, kendaraan yang parkir sembarangan dikenakan denda Rp175 ribu untuk motor. Sementara untuk mobil dikenakan denda Rp500 ribu. Sanksi tersebut akan bertambah, jika pemilik kendaraan tidak membayarkan denda ke Bank Riau Kepri selama 1×24 jam.

”Untuk motor ditambah 75 ribu per hari dan untuk mobil 200 ribu. Nanti bukti resi pembayaran ditunjukkan kepada petugas, baru kendaraan kita lepaskan,” sambungnya.

Edward mengimbau masyarakat, dapat mematuhi peraturan yang ada. Bagi yang ingin berkunjung ke Kantor Wali Kota, Imigrasi dan sekitarnya dapat parkir di halaman DPRD Kota Batam. ”Parkir sudah kita sediakan. Jangan lagi parkir di tepi atau bahu-bahu jalan,” tegasnya.

Sementara untuk retribusi dan pajak parkir yang diatur, untuk kendaraan yang melakukan drop off, dengan waktu maksimal 15 menit, tidak dipungut biaya. Namun pada hari pertama, seperti di Pelabuhan Batam Centre dan Mega Mal, belum berjalan. Alasannya, belum ada perintah dari pimpinan pengelola parkir ke bawahan.

Sementara sesuai ketentuan Perda Parkir harusnya sudah mulai berlaku. Seorang pengunjung Mega Mal, Iwan mengakui, jika petugas parkir masih meminta uang ketika berada di pintu keluar. Demikian saat dia ke Mega Mal. Dia mencoba dengan masuk parkir Mega Mal dan tidak sempat berhenti. Dia masuk kawasan parkir dan langsung keluar, namun saat di portal keluar, petugas tetap meminta uang parkir.

”Masih diminta. Katanya, petugas bernama Sri, belum ada arahan atau perintah dari manajemen,” kata Sri.

Kabid Lalin Dishub Batam Edward Purba mengatakan, pihaknya baru akan mengirim surat edaran terkait penerapan peraturan itu ke pengelola parkir, hari itu. Sementara untuk efektifitas pemberlakuan, diperkirakna satu atau dua minggu ke depan.

”Masih diberikan waktu bagi pengelola agar menyiapkan sistem dan peralatannya,” imbuhnya.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here