Perekonomian Lesu, Pedagang Enggan Jualan

0
696
MENGECEK: Staf Dinas Perindustrian dan Perdagangan mengecek kios di Pasar Baru II Tanjungpinang belum ditempati pedagang. f-RAYMON/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Pasar Baru II telah diresmikan Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah beberapa bulan lalu. Meski demikian, sampai kini masih tampak sepi dari aktivitas perdagangan.

Untuk diketahui, pasar tersebut bukan baru dibangun, namun kembali di revitalsiasi karena 2013 lalu terjadi musibah kebarakan. Hingga pembangunannya dilakukan di 2016 melalui anggaran dari Kementerian Perdagangan.

Para korban kebakaran kebanyakan masih tetap berjualan di beberapa tempat. Diantaranya di Lorong Gambir, Bincen dan beberapa pasar lainnya. Setelah selesai pembangunan, sebagian pedagang memilih kembali menempati pasar tersebut.

Dari 30 kios, hanya beberapa pemilik kios yang sudah dibuka sejak awal peresmian, sementara kios lainnya masih tertutup rapat. Direktur PT Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB), Zondervan mengatakan, pedagang masig kurang berminat berjualan di Pasar Baru II tersebut.

Alasan utamnya yaitu sepi pembeli karena lesunya perekonomian di Tanjungpinang. ”Kondisi ekonomi lesu sebenarnya bukan hanya di kawasan tersbeut, tapi juga di alamai di pasar tradisional lainnya,” ungkapnya, Jumat (28/9).

Zondervan menyebutkan, untuk meningkatkan pelayanan dan peningkatan fasilitas pihaknya akan membangun musala. Harapannya, dengan ada fasilitas ini akan menarik pengunjung datang. ”Jadi kalau pedagang gak bisa lagi protes tak ada tempat gak berjualan, melainkan karena ekonomi sedang lesu,” ujarnya kembali.

Salah satu pedagang di Pasar Baru II, Ratna mengatakan, jualan sekarang masih sepi. Membuka kios sejak apagi belum tentu ada yang terjual. ”Masih sepi yang membuat pedagang lain tak jualan,” ujar pemilik toko pakaian tersebut. (ray)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here