Pergub Dicabut, PLN Bisa Bangkrut

0
599
Amjon

BATAM – KEPALA Dinas Energi Sumber daya Mineral (ESDM), Amjon menyebutkan PLN bisa bangkrut kalau Pergub tentang kenaikan tarif dicabut.

Warga Batam berkeinginan agar Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 21 tahun 2017, tentang tarif listrik Batam itu dicabut.

“Alasannya, jika Pergub Kepri dicabut, PLN Batam akan kolaps. Kalau kolaps, maka listrik Batam kembali ke PLN Persero,” Kata Kadis ESDM Pemprov Kepri Amjon saat diskusi yang digelar Batam Pos, Selasa (25/4) di Batam, mengungkapkan jika bisa saja dilakukan adendum.

Namun, katanya, kembali ke Gubernur dan DPRD Kepri yang akan melakukan pembahasan minggu ini.

”Kalau tarif lewat Pergub itu dicabut, resikonya seperti itu,” katanya.

Ditegaskan, jika tarif tidak dinaikkan, Batam akan gelap. Ancaman kondisi itu yang menyebabkan mereka menyetujui tarif listrik Batam naik.

Dia percaya dengan laporan keuangan PLN Batam, karena sudah diaudit BPKP dan ada kerugian PLN dengan tarif lama.

”Sebelumnya sudah bicara dengan Yayasan Konsumen Batam (YLKB) yang menyetujui saat itu. Kita pertahankan Pergub itu, karena sudah sudah ada audit,” sambungnya.

Diingatkan, terkait tuntutan elemen masyarakat yang mendorong pencabutan Pergub, diakui bukan hal mudah.

Diingatkan juga, jika tarif dicabut dan PLN Batam tidak mampu, maka listrik Batam diambil alih PLN Persero.

Dengan PLN Persero, maka tarif listrik di Batam sama dengan daerah lain. Tarif akan sama dengan Belakangpadang, Bintan dan lain.

”Sekarang, Batam tarifnya, 1345. Belum melampaui angka yang dibayarkan orang Bintan. Tapi, minggu ini kami akan rapat membahas itu,” imbuhnya.

Sementara, anggota Komisi II DPRD Kepri, Asmin Patros lebih menyorot pelayanan yang diberikan PLN setelah tarif naik.

Soal tarif, disebutkan sudah melalui pembahasan dan diikuti dengan komitmen PLN untuk meningkatkan pelayanan. Namun kenyataannya, PLN Batam belum bisa memberikan jaminan atas peningkatan pelayanan.

”Dulu kita sudah tanya, apakah ketika tarif ini kami setujui naik, ada jaminan pelayanan? Kalau ada jaminan, suatu saat masyarakat akan memahami. Tapi baru dua hari naik, sudah pemadaman,” cetus Asmin.

Karena itu, Asmin meminta agar PLN Batam memperhatikan pelayanan. Jika ada pelayanan yang terganggu seperti pemadaman, harus lebih dulu melakukan pemberitahuan.

”PLN harus memastikan, menjamin pelayanan. Lagi hangat bicara tarif, itu tiba-tiba listrik mati. Jadi tolong pelayanan itu benar-benar dijaga,” tegas Asmin.

Diakui Asmin, terkait dengan dorong peninjauan tarif listrik Batam, diakui akan terkait dengan pelayanan PLN.

”Memang kebijakan ini tidak populis, tapi kami harus diambil. Jadi, nanti kita minta bukan mencabut Pergub. Tapi istilahnya, setelah dijalankan dan ada evaluasi, bisa dievaluasi tanpa mencabut,” imbau Asmin.

Pernyataan itu disampaikan Asmin menjawab permintaan dari forum RT/RW Sagulung, yang meminta agar Pergub ditinjau ulang. Demikian diminta Lurah Sei Langkai, Sagulung, Candra.

Permintaan itu diakui sesuai aspirasi warganya, bahkan warganya diakui ada yang meminta surat, berkaitan dengan kenaikan tarif listrik.

”Ada warga yang meminta surat tidak mampu membayar listrik. Ini baru kejadian. Itu saya keluarkan. Apakah berlaku atau tidak Tidak tahu,” beber Candra.

Sementara Ketua YLKB, Fahri mengatakan, hal yang lalai dilakukan PLN Batam, tidak adanya masa sosialisasi.

Setelah Pergub dikeluarkan, langsung diberlakukan. Terkait persetujuan kanaikan tarif yang disampaikan ke PLN Batam, Fahri tidak membantah. Namun diakui, surat itu rekomendasi dan bukan persetujuan.

”Sebenarnya kita tidak buat persetujuan kenaikan tarif, tapi membuat buat surat agar kenaikan tarif dilakukan bertahap selama empat kali. Selain itu, kan harus ada masa sosialisasi. Jangan tiba-tiba dong,” cetus Fahri.

Dari diskusi yang berlangsung itu, dicapai arah pembicaraan yang sama. Pemprov Kepri dalam pembahasan selanjutnya, diarahkan untuk melakukan revisi Pergub.

”Apa yang disampaikan pak Asmin Patros menjadi penengah. Jadi, yang dilakukan andindum, bukann mencabut Pergub,” kata Dirut Batam Pos, Marganas Nainggolan.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here