Perjuangkan Isentif Guru

0
501
Ketua Komisi IV DPRD Kepri Teddy Jun Askara saat menerima keluhan dari para siswa siswi di SMAN I Pulau Laut. f-dokumen/tanjungpinang pos

Asalamualaikum, Mohon untuk memperjuangkan dan mempertimbangkan insentif duru, mengingat guru honor tidak punya penghasilan lain, dan hanya bergantung pada insentif.
+6285227025156

TANGGAPAN:
Seluruh guru dan tenaga kependidikan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non ASN SMA sederajat di Provinsi Kepri tunjangan dan isentif dinaikan pada 2018 ini, kecuali untuk daerah Batam dan Anambas.

Untuk tunjuangan SMA sederajat di Batam dan Anambas tidak dinaikan lantaran isentifnya sudah tinggi. kienaikan tunjangan kepala sekolah, pengawas maupun pegawai termasuk guru honor dinaikkan bervariasi.

Untuk kabupaten/kota yang mendapatkan tambahan penghasilannya, terdiri dari Kabupaten Natuna, Karimun, Bintan, Tanjungpinang, dan Lingga.

Tentu saja, pembagian penghasilan ini berdasarkan golongan dan kepangkatan yang diemban guru saat ini. Seperti Karimun tunjangan kepsek dan pengawas dari sebelumnya rata-rata Rp 2,7 juta naik menjadi Rp 3,5 juta per bulan atau naik Rp 750 ribu sebulan. Penghasilan ini luar gaji guru golongan I sampai IV rata-rata di atas Rp 1,2 juta sampai Rp 2,7 juta.

Hal ini senada dengan pendapatan guru di Kabupaten Lingga. Sedangkan Kota Tanjungpinang, pendapatan per bulan yang diterima guru ASN mulai dari pengawas dan kepsek Rp 3,5 juta. Sedangkan guru berdasarkan golongan kepangkatan, naik rata-rata Rp 1,6 juta sampai Rp 2,7 juta.

Sedangkan Kabupaten Natuna dihitung berdasarkan wilayah seperti Bunguran Timur, Bunguran Tengah, Bunguran Selatan, dan Timur Laut. Tunjangan pengawas dan kepsek Rp 3,5 juta. Sedangkan golongan satu sampai tiga Rp 2,5 juta. Golongan IV naik menjadi Rp 2,8 juta dari sebelumnya Rp 2,7 juta.

Berbeda dengan wilayah Bunguran Barat, Utara, Pulau Tiga untuk tunjangankepsek dan pengawas Rp 3,5 juta. Sedangkan berdasarkan golongan satu naik sebelumnya Rp 1,2 juta menjadi Rp 1,4 juta. Sedangkan golongan dua sampai golongan IV naik menjadi Rp 2,7 juta.

Berbeda dengan Pulau Subi, Midai, Serasan, Serasan Timur juga mengalami kenaikan. Tunjangan pengawas dan kepsek Rp 3,5 juta, dan untuk golongan I sampai IV rata-rata Rp 1,7 juta sampai Rp 2,7 juta.

Tak jauh berbeda dengan kabupaten lainnya, guru-guru di wilayah Bintan juga merasakan nasib yang sama. Mulai dari kepsek sampai pengawas bergaji rata-rata Rp 3,5 juta.

Sedangkan berdasarkan golongan I sampai IV rata-rata Rp 1,3 juta sampai Rp 2,7 juta. Berbeda dengan wilayah Mantang, Teluk Bintan, Bintan pesisir, guru golongan I sampai IV menerima tunjangan rata-rata Rp 1,5 juta, sebelumnya hanya Rp 1,2 juta.

Golongan III dan IV rata-rata Rp 2,5 sampai Rp 2,7 juta. Sedangkan Tambelan tunjangan yangditerima guru golongan I sampai IV rata-rata Rp 1,7 juta sampai Rp 2,7 juta. Sebelumnya hanya Rp 1,2 juta sampai Rp 2,5 juta.

Kita sudah membuat kesepakatan ini bersama Pemprov Kepri, TAPD dan Disdik. Bagi daerah hinterland, sengaja 2018 ini kita samakan dengan kabupaten kota lainnya, kecuali Anambas dan Kota Batam.

Berdasarkan data di Komisi IV DPRD Kepri, jumlah guru ASN dan non ASN SMA berkisar 2.300 orang. Di luar non ASN sekitar 1.900 orang.

Kita tidak mau lagi gaji guru di kabupaten kota setelah peralihan ke provinsi masih ada yang di bawah Rp 1 juta. Kenaikan tunjangan guru ASN dan non-ASN ini sesuai dengan SK Gubernur Kepri No.15 tahun 2018. (ais)

Teddy Jun Askara
Ketua Komisi IV DPRD Kepri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here