Perketat Patroli di Selat Malaka-Singapura

0
907
SALAM KOMANDO: Dari kiri, S Irawan, Aan Kurnia dan Ribut salam komando di acara sertijab Danlantamal IV Tanjungpinang, kemarin. f-raymon/tanjungpinang pos

Kolonel Laut Ribut Jadi Danlantamal IV 

TANJUNGPINANG – Jabatan Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) IV Tanjungpinang resmi berganti.

Jabatan yang sebelumnya diamanahkan kepada Laksamana Pertama (Laksma) TNI S Irawan diserahterimakan kepada Kolonel Laut (P) Ribut Eko Suyatno, Jumat (21/4).

Serah terima jabatan tersebut dipimpin langsung Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia di lapangan Yos Sudarso, Markas Komando (Mako) Lantamal IV Tanjungpinang.

Laksma TNI S Irawan yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Lantamal IV sejak (1/2) tahun 2016 lalu akan menempati jabatan baru sebagai Kadispamal di Mabes TNI AL.

Sedangkan Kolonel Laut (P) Ribut Eko Suyatno sebelum dilantik menjadi Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, menjabat sebagai Kasubdit Binpuan Dispotmar di Mabes TNI AL.

Pangarmabar Aan Kurnia mengatakan Komandan Lantamal IV harus bisa melaksanakan operasi di wilayah kerjanya yang membawahi lima Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) dan satu Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan (Fasharkan), Tanjunguban. Karena letak geografis kerja Lantamal IV sangat strategis.

Baca Juga :  Cinta Jokowi dan Ganti Presiden Gelar Aksi di Batam

”Tugas yang berhubungan dengan patroli keamanan seperti di Selat Malaka, Selat Singapura dan perairan laut Natuna harus ditingkatkan,” katanya.

Aan Kurnia juga mengapresiasi kinerja Laksma TNI S Irawan saat menjabat sebagai Danlantamal IV Tanjungpinang.

Banyak prestasi yang telah ditorehkan tim WFQR Lantamal IV Tanjungpinang yang mampu mengharumkan nama Indonesia di mata dunia.

”Di bawah kepemimpinan Laksma Irawan mampu menjaga keamanan laut di kawasan Kepri. Berbagai aksi kriminalitas mampu dituntaskan,” sebutnya.

Pangarmabar berharap, kepada Danlantamal IV Tanjungpinang yang baru agar mampu meningkatkan prestasi yang telah dilaksanakan dan bila perlu ditingkatkan.

”Terima Kasih kepada pejabat lama atas dedikasinya selama menjabat Komandan Lantamal IV Tanjungpinang. Untuk pejabat baru pertahankan prestasi yang ditorehkan, bila perlu ditingkatkan,” pungkasnya.

Keberadaan Lantamal IV sangat menentukan dalam tertibnya stabilitas keamanan laut. Adapun hal yang harus diwaspadai dan menjadi atensi adalah illegal oil, illegal fishing, human trafficking, illegal mining dan illegal entry yang sering terjadi di laut wilayah perairan Provinsi Kepri.

Baca Juga :  Perpustakaan Pemprov Berbasis Digital

”Terkait kejahatan itu, maka perlu adanya kerja sama dengan instansi terkait untuk menindak tegas,” ucapnya.

Selain itu, kejahatan lainnya yang tidak dapat ditoleransi dan harus ditindak tegas yang berdampak dapat merusak generasi penerus bangsa yaitu peredaran narkoba yang semakin marak terjadi di Kepri.

”Masalah lain, pencurian benda-benda cagar budaya laut yang selama ini banyak dicuri orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk mencuri,” ucapnya.

Maka dari itu, Aan Kurniawan berpesan kepada pemimpin yang baru Lantamal IV Tanjungpinang supaya membina dan memimpin seluruh anggota dengan bekerja secara profesional dan proporsional.

Juga diminta agar memahami perintah harian Pangarmabar sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas, pertahanankan prestasi dan pertahanan operasi laut Lantamal IV serta mencegah dan minimalkan semua bentuk pelanggaran di laut yang dapat merugikan negara.

”Tingkatkan elaksanaan di setiap jajaran Lantamal IV demi tercapainya zero accident, bina moral mental prajurit untuk mewujudkan TNI-Al yang handal dan disegani serta berkelas dunia, serta bangun sinergitas sesama komponen TNI, Polri, instansi pemerintah maupun masyarakat di wilayah tugas,” pungkasnya.

Baca Juga :  PWI Kepri: Indonesia Ngebut dengan Tol Laut

Mengemban Jabatan sebagai Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut IV (Danlantamal IV) Tanjungpinang, Kolonel Laut (P) Ribut Eko Suyatno menegaskan akan melakukan ketahanan pangan di bidang maritim di kawasan Selat Malaka.

”Kalau di Angkatan Darat sudah ada ketahanan pangan, kalau matra laut kita akan buat ketahanan di bidang maritim,” jelasnya.

Khusus di Kota Tanjungpinang, kata dia, pihaknya akan bekerja sama dengan dinas terkait dalam membudidayakan peternakan ikan lele di Kota Tanjungpinang.

”Karena banyak ikan lele yang masuk ke Kota Tanjungpinang dan berapa banyak warung pecel lele, itu yang harus dimanfaatkan,” terangnya.

Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan pembinaan dengan masyarakat tempatan tentang bagaimana membudidayakan lele agar bisa berkembang. (cr27)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here