Permudah Turis dan Perbanyak Promosi

0
117
TURIS mancanegara saat melepas tukik (anak penyu) di pantai Kabupaten Bintan, beberapa waktu lalu. f-dokumen/tanjungpinang pos

MBS Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan walikota perbanyak event pariwisata di ibukota serta membangunlah Ibu Kota Tanjungpinang agar semakin menarik. Selain memebnahi tempat wisata dan membuat objek wisataq baru, bikin kemudahan dan kemurahan untuk para turis.
081314992494

TANGGAPAN:
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI menyiapkan paket hot deals (Diskon) untuk 1 juta kursi feri bagi turis Singapura yang hendak berkunjung ke Kepri tahun 2019 ini. Ini salah satu program kemudahan untuk para turis untuk berkunjung ke Kepri. Jumlah ini meningkat dibandingkan 2018 lalu sebanyak 700 ribu hot deals. Sedangkan tahun 2017 hanya 105 ribu kursi. Kemenpar juga berupa menjadi Singapura sebagai tourism hub (pusat hubungan pariwisata) ke Indonesia.

Turis-turis negara lain yang hendak berkunjung ke Indonesia khususnya Kepri bisa melalui Singapura.

Paket diskon telah disiapkan. Sebanyak 1 juta kursi feri diberi diskon. Harapannya, para turis tertarik datang ke Kepri dengan adanya diskon tiket feri tersebut.

Karena itulah, Kemenpar terus mendorong kinerja Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) untuk ikut menjadikan Singapura sebagai tourism hub ke Indonesia.

Untuk mencapai target itu, Kemenpar menyiapkan hot deals untuk Batam yang tahun lalu jumlahnya 700 ribu menjadi 1 juta jiwa tahun 2019 ini.

Hot deals ini disampaikan Menteri Pariwisata, Arief Yahya saat VITO Annual Meeting di Batam, Rabu (10/4). Hadir pada kesempatan itu marketing pariwisata Indonesia di negara asing, Kepala Dinas Pariwisata se-Kepri dan lainnya.

”Kita bantu Kepri melalui hot deals. Hot deals tahun lalu 700 ribu (kursi). Tahun ini akan kita tambah menjadi 1 juta sesuai yang dipresentasikan tadi,” kata Arief.

Hanya saja, diminta agar hot deals 1 juta kursi itu harus tercapai pada pertengahan tahun ini. Selanjutnya, Kemenpar akan menambah hot deals untuk Kepri menjadi 2 juta kursi.

Saya mau selesai di enam bulan pertama. Jadi saya akan tambah menjadi 2 juta. Susah, memang susah. Untuk menarik juga, kita buat promosi dengan tawaran, hanya dengan sekitar 100 Dolar Singapura akan mendapat pemandangan indah di Batam, Bintan dan lain.

Selain itu, menjadikan Singapura sebagai tourism hub dengan target 2 juta. Dimana, turis Malaysia di Singapura, orang Thailand di Singapura, orang Philippina di Singapura dan lain digeser ke Batam. Sehingga posisi Singapura dijadikan hub ke Batam dan daerah lain di Kepri.

Singapura sebagai hub, ini agak beda. Orang Cina (wisatawan) di Singapura sudah jutaan. Kita tergetkan bergeser ke Batam. Jadi kita jadikan Singapura hub pariwisata.

Dengan demikian, Kemenpar optimis dengan target wisman ke Kepri bisa 4 juta tahun 2019 ini. Target Kepri 2,5 juta. Tapi kalau 2,5 juta, tidak akan membuat target nasional tercapai. Jadi begini, 2 juta menjadi 2,5 juta. Dari 2,5 juta menjadi 4 juta. Itu bisa kita capai. Di negara yang diharapkan menyumbang wisman ke Batam, disiapkan marketing pariwisata Indonesia. Marketing ini mewakili Indonesia di luar negeri memasarkan pariwisata.

Mereka untuk mewakili kita sebagai pemasaran di 16 negara dengan 20 kota. Mereka orang asli di sana atau orang Indonesia yang sudah lama tinggal di sana. Karena harus paham pasar di sana. Untuk marketing, membangun hubungan dengan stakeholder.

VITO sendiri diharapkan bisa mengerjakan promosi pariwisata Indonesia secara efektif yang dapat diterima di pasar internasional. Pada pertemuan di Batam kemarin, dapat menyamakan persepsi serta mendengarkan masukan dan perkembangan VITO di tiap negara. Serta menyusun strategi untuk jadikan Singapura sebagai tourism hub.

Pertemuan ini untuk memperkuat kolaborasi agar mendapatkan lebih banyak wisman ke Indonesia melalui hub countries dan strategi hot deals.

Kita berharap VITO memberikan kontribusi untuk menjaring potensial market dari toursim hub, wisatawan milenial dan MICE. Serta menjual paket-paket hot deals.

Untuk tourism hub, saya harap para VITO berkolaborasi membuat strategi dengan VITO Singapura. Contohnya VITO Cina menjual paket wisata dan menjadikan Singapura sebagai hub countries sebelum mereka singgah ke Batam atau Bintan

Kemenpar sendiri menargetkan VITO Singapura menyumbang 4 juta wisatawan mancanegara dari strategi tourism hub. Target itu terbagi dalam dua kategori, 2 juta wisman dari wisatawan Singapura dan Expatriat di sana dan 2 juta wisman dari Singapura sebagai Tourism Hub.

Tourism hub sendiri memiliki porsi 30 persen dari wisatawan asal ASEAN, Australia, dan Oceania Countries. Dan 70 persennya dari Cina, India, Korea, Jepang, Amerika Serikat dan Eropa.

Kalau kita ingin memasuki suatu negara, kita harus tahu betul karakter negara tersebut. Kita harus paham betul selera pasar kita. Umur berapa, sukanya apa, pemandangan, belanja, makanan, semua itu harus dipahami.

Kunjungan turis ke Kepri masih didominasi turis Singapura. Adapun jumlah kunjungan turis ke Kepri tahun 2018 sebanyak 2.635.664 Orang. Jumlah ini naik 23,16 persen dibandingkan tahun 2017 sebanyak 2.139.962 orang.

Paket hot deals menjadi salah satu strategi khusus Kemenpar untuk menjaring wisman dari cross border atau daerah perbatasan NKRI sekaligus mengejar target 2 juta wisman Singapura dan 2 juta wisman dari Singapura tourism hub.

Promosi yang gencar sudah tidak terelakkan mengingat negara kompetitor Indonesia seperti Thailand, Vietnam, dan Singapura sudah semakin gencar membidik pasar Singapura.

Paket hot deals bertujuan untuk mengisi kursi kapal feri yang banyak kosong (idle capacity) di hari kerja (weekdays).

Oleh karena itu dalam menjalankan programnya, Kemenpar bekerja sama dengan operator kapal penyeberangan dari Batam-Bintan-Tanjungpinang ke Singapura dan Malaysia.

Selain banyaknya kursi kosong di kapal feri, pada hari kerja tingkat hunian hotel juga biasanya rendah. Sementara biaya operasional hotel tetap sama meski kunjungan banyak atau sedikit, oleh karena itu hotel juga dilibatkan pada program ini.

Paket hot deals ditawarkan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam-Bintan-Tanjungpinang. ***

Arief Yahya
Menteri Pariwisata

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here