Perpaduan Ideal Birokrat dan Politisi (3)

0
389

Perbandingan Pemerintahan Ismeth-Sani Vs Sani- Soerya

Banyak peninggalan gubernur pertama Kepri Ismeth Abdullah terhadap daerah ini. Namun, di akhir pemerintahannya, Ismeth tersangkut perkara Damkar saat menjadi Ketua Otorita Batam.

Kasus itu sedikit menganggu dan menghambat proses pembangun Provinsi Kepri. Karena sejak ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK, Ismeth lebih konsentrasi menyelesaikan persoalan yang dihadapi.

Dan selanjutnya Gubernur Privinsi Kepri sempat memiliki beberapa kali pergantian pelaksana tugas seperti Agung Mulyana dan dilanjutkan Nuryanto hingga terpilih Muhammad Sani-Soerya untuk melanjutkan proses pemerintahan.

Di era kepemimpinan Sni – Soerya inilah selanjutnya melanjutkan pembangunan kembali yang belum terselesaikan di era Ismeth-Sani. Di masa kepemimpinan Sani-Soerya sangat dirasakan dan memiliki kelebihan kelebihan dalam menjalin hubungan pemerintah pusat dengan daerah di mana terlihat kunjungan beberapa kali presiden di wilayah Provinsi Kepri dan aliran dana pusat untuk pembukaan dan pembangunan jalan-jalan yang cukup besar di wilayah Kepri.

Baca Juga :  Kerawanan Pemilu Kepri Masuk Katagori Sedang

”Penyelesaian pembangunan dermaga di Kuala Maras, Letung dan wilayah wilayah lainnyannya. Selainitu penyelesaian pembangunan sarana dan prasarana kantor pemerintahan,” kata Lis Darmansyah yang saat itu menjadi Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepri. Kata dia, yang penting zaman Sani Soerya adalah penyelesaian pembangunan proyek multi year yang belum terselesaikaan saat itu.

Pada kepemimpinan Sani-Soerya ini sangat terlihat pembagian fungsi tugas gubernur dan wakil gubernur yang memang memiliki kelebihan masing-masing yang mana ini terlihat dengan ditunjuknya dengan SK oleh Gubernur Sani kepada Wakil Gubernur Soerya Respationo sebagai Ketua Tim Penyelesaian dan Percepatan Pembangunan Dompak, baik kantor dan infrastruktur Pemprov Kepri.

Baca Juga :  Kampanye Terbuka Demokrat

Termasuk juga penghitungan kembali kewajiban dengan kontraktor, menghadapi gugatan dan masalah hukum antara kontraktor dan Pemprov yang ditinggalkan sebelumnya dan menjadi permasalahan permasalahan yang terjadi di Provinsi Kepri.

Di era kepemimpinan Sani-Soerya dirasakan sistem pemerintahan yang saling mengisi dalam menunjang pembangunan di wilayah Provinsi Kepri. Terutama lebih mengarah kepada penyelesaian pembangunan yang belum terselesaikan.

Era Sani-Soerya inilah hubungan mesra yang baik antara lembaga Pemerintah Provinsi Kepri dan DPRD dan juga lembaga yudikatif serta lembaga lembaga pemerintah lainnya yang saling bahu membahu dalam membangun Kepri sangat kental dirasakan

Baca Juga :  KPU Gagalkan 10 Bacaleg

”Pemerintahan Sani-Soerya adalah perpaduan birokrat murni dengan politisi sehingga mereka saling mengisi satu sama lain. Meskipun akhirnya mereka berpisah dalam pilihan politiknya masing masing maju dalam Pilgub berikutnya. Tetapi menurut beberapa sumber terdekat yang dapat dipercaya, secara personal dan pribadi mereka tetap memiliki hubungan baik,” kata Lis.

Zaman, Sani Soerya inilah dimulai nya rencana pembangunan jalan lingkar Tanjungpinang Bintan yang rencana ke depannya adalah berkesinambungan dengan rencana pembangunan Jembatan Batam-Bintan. (patria- bersambung)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here