Perputaran Ekonomi di Letung Lesu

0
74
PEDAGANG bernama Suryani di Kelurahan Letung Kecamatan Jemaja Kabupaten Kepualauan Anambas saat menanti pembeli. F-ISTIMEWA

Sejak dua tahun terakhir pendapatan yang dihasilkan oleh sejumlah pedagang di Letung, Kecamatan Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas terus menurun. Hal itu disebabkan, aktivitas ekonomi lesu dan tidak berputar sebagaimana mestinya.

ANAMBAS – Namun, dengan kondisi itu harga bahan sembako masih normal dan ketersedian barang aman.

Selain itu, warga juga merasakan beberapa dekade aktivitas proyek dan pembangunan yang dilaksanakan disana juga hampir tidak ada.

Biasanya, para pedagang berharap pendapatan dari pendatang yang bekerja disana. Parahnya, warga lokal mereka juga banyak yang tidak memiliki pekerjaan sejak dua tahun silam.

”Kalau dulu banyak pembangunan atau proyek-proyek. Otomatis para pekerja proyek akan belanja di kedai kami ini. Sekarang kami berharap dengan warga lokal saja, pendapatan yang didapati hanya bisa bertahan saja itu pun sudah bagus,” ungkap Suryani selaku pedagang kelontong kepada wartawan, Kamis (17/5).

Katanya, saat ini harga barang masih bisa dikatakan normal dan hanya beberapa komuditi saja mengalami kenaikan. Perlu diketahui, harga bahan sembako masih normal sebab yang dijual para pedagang kepada pelanggan masih stock lama, jika bahan sembako yang baru dan akan tiba beberapa hari mendatang dari kota Tanjungpinang akan mengalami kenaikan ia juga tidak bisa memberi jaminan yang pasti.

”Kalau hari ini harga barang masih normal, kalau besok atau lusa kami tidak tahulah. Karena tergantung dari toko di Tanjungpinang,” jelasnya.

Suryani menambahnya, stok telor mulai kurang makanya harganya menjadi naik dari Rp 45 ribu menjadi Rp 46 ribu perpapan. Sedangkan, harga bawang wangi dari harga Rp 35 ribu naik menjadi Rp 40 ribu.

Ia menyebutkan, harga barang yang lainnya masih normal dan tidak ada mengalami kenaikan seperti kentang, wortel, minyak goreng, beras, tepung dan gula. ”Bahan pokok tidak naik, hanya harga telor saja yang naik sebesar Rp 1000 saja dan bawang wangi naik sekitar Rp 5 ribu dari harga biasanya. Itupun stock barangnya berkurang. Kalau barang lain belum mengalami kenaikan lagi,” ucap dia. (INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here