Persediaan Air Baku Tinggal Satu Bulan

0
242
Petugas PDAM melihat kondisi waduk Sungai Pulai. f-andri/tanjungpinang pos
Persedian air baku perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kepri di waduk Sungai Pulai terus menipis. Ketinggian air tinggal 1,8 meter.

TANJUNGPINANG – Bila tidak ada turun hujan deras dan lama dalam waktu dekat ini, maka PDAM Tirta Kepri berhenti beroperasi karena air baku habis. Kondisi ini sangat memprihatinkan. Persediaan air baku sekarang ini diperkirakan bisa bertahan untuk satu bulan ke depan. Hingga kemarin, Pemprov Kepri, Pemko Tanjungpinang dan Pemkab Bintan, belum duduk bersama membahas krisis air di Pulau Bintan.

Pengusaha ternama Hengky Suryawan mengusulkan baiknya Dam Lagoi dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Pulau Bintan, karena airnya berlimpah-limpah. Tapi, tidak direspon positif oleh pemerintah daerah. Padahal, Hengky mengusulkan pemerintah tinggal memasang pipa induk dari Dam Lagoi, kemudian disalurkan ke Istalasi Pengelolaan Air (IPA) di Waduk Sungai Gesek.

Kemudian, baru airnya didistribusikan ke pelanggan. Kasubag Produksi PDAM Tirta Kepri Budiyanto mengatakan kalau tidak kunjung turun hujan deras beberapa minggu ke depanya, ia memprediksi air baku habis. Dan, yang ada sekarang hanya bisa bertahan untuk satu bulan saja.

Meskipun hujan beberapa hari lalu, dan kemarin tapi tidak bisa menambah debit air waduk.

”Hujan kemarin belum bisa menambah debit air di waduk Sungai Pulai, begitu juga Waduk Sungai Gesek,” ujarnya, kemarin.

Sambung dia, setiap hari terjadi penyusutan ketersedian air baku mencapai 4 sentimeter. Hal ini dikarenakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di setiap rumah pelanggan PDAM Tirta Kepri sekitar 16 ribu.

Dari 16 ribu pelanggan, hanya 14 ribu pelanggan yang mengkonsumsi air bersih yang dialirkan PDAM Tirta Kepri berasal dari Waduk Sungai Pulai. Dan, dua ribu pelanggan lagi mengkonsumsi air beraih dari Waduk Gesek.

”Sampai saat ini, kita masih salurkan air bersih Sungai Pulai ke rumah pelanggan yang berasal dari Waduk Gesek,” ucap dia.

Selain itu, pihaknya juga masih melayani permintaan air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Permintaan bisa dipenuhi, apabila masyarakat melalui Ketua RT maupun RW mengajukan permohonan permintaan air bersih kepada PDAM Tirta Kepri. Karena, sumur warga masih ada yang kering

Setiap hari, rata-rata pihaknya menyalurkan air bersih ke masyarakat sebanyak 16 ton liter. (ANDRI – ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here