Perseteruan Keluarga Diputuskan di Pengadilan

0
458
Tempat usaha Melini bersebelahan dengan Jong Peng berada di RT013 RW05 Kelurahan Toapaya, Kabupaten Bintan tepatnya di Jalan Raya Tanjunguban.f-istimewa

TANJUNGPINANG – Perseteruan keluarga antara Jong Peng dengan Melini alias Rini, semakin memanas. Jong Peng dan Melini, masih ada hubungan keluarga sama-sama mengklaim dirugikan. Sengketa lahan keluarga ini sudah masuk ke pengadilan di Pengdailan Negeri Tanjungpinang dengan nomor registrasi 29/Pdt.G/2018/PN/PN.TPG.

Jong Peng merasa dirugikan oleh Melini karena membangun rumah tempat tinggal sekaligus tempat usaha. Kemudian memasang AC sudah masuk ke lahan milik Jong Peng.

”Seakan-akan tanah milik klien kami tempat jatuhnya tetesan air hujan. Karena bangunannya persis ditapal batas milik Melini dan perlu kami jelaskan Melini alias Rini membuka perusahaan alat-alat bangunan bersama-sama dengan orang tuanya bernama Almarhum Tio Ang Hiong semasa hidupnya,” kata Penasehat Hukum Jong Peng, Amran Lubis kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (24/9).

Baca Juga :  Samira Travel Gelar Seminar Inspirasi Ibadah Umrah

Selain itu, izin usaha milik Melini masih memakai nama Jong Peng (klaine, red). Karena sebelumnya, Melini memiliki usaha menjual material bangunan di atas tanah Jong Peng. Jadi, otomatis surat Izin mendirikan bangunan (IMB) atas nama Jong Peng. Tiong Ang Hiong orangtua Melini alias Rini masih kakak beradik dengan istrinya Jong Peng.

Sebelum meninggal, Tio Ang Hiong mendirikan tiga kios di atas tanah milik Jong Peng berada di RT013/ RW05 Kelurahan Toapaya. Tanah yang memiliki luas 2000 meter persegi sebagian besar dari luas tersebut digunakan untuk kegiatan usahanya setempat lebih dikenal di Jalan Raya Tanjunguban, Km 20 Kabupaten Bintan.

Baca Juga :  Pemko Diminta Salurkan Pupuk Subsidi

Dari hasil kesepakatan keluarga, Tiong Ang Hiong akan memberikan 1 unit kios kepada Jong Peng. Karena disurat tanah sertifikat tercatat atas nama Jong Peng.

Begitu juga dengan surat IMB atas nama Jong Peng. Namun, 2 unit kios tersebut tidak diserahkan ke Jong Peng. Tahun ke 7 ada pertemuan keluarga. Dari hasil pertemuan keluarga, Tiong Ang Hiong semasa hidupnya minta waktu tiga tahun kepada Jong Peng untuk pindah, apabila sudah dapat tanah.

Selang berapa tahun, Melini alias Rini sudah mendapat tanah berada di sebelah tanah milik Jong Peng (satu hamparan). Tapi, Melini membangun rumah tinggal sekaligus tempat usaha pas dengan batas tanahnya. Sehingga atap ruamh dan pemasangan AC masuk ke tanah milik Jong Peng.

Baca Juga :  Tumbuhkan Partisipasi Anak Melalui Jambore

Kemudian, bangunan yang dimiliki Melini alias Rini tidak mengantongi IMB. Dan Melini sudah pernah beberapa kali ditegur pihak berwenang.

Kemudian hasil sidang ditempat (PS) ditemukan fakta hukum dilapangan dari pihak Melini alias Rini, IMB dapat menyusul dan diselesaikan. Sehingga muncul pertanyaan, apakah dapat bangunan didirikan terlebih dahulu, IMBnya menyusul.

Untuk itu, penasehat hukum Jong Peng mengimbau pihak berwenang agar dapat melakukan tindakan hukum sebagaimana mestinya. Tanah miliknya Jong Peng sampai dengan saat sekarang sudah dikuasai oleh Melini alias Rini berlangsung 11 tahun. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here