Personel Lanal Tarempa Hadapi Pendemo Anarkis

0
308
PERSONEL Lanal Tarempa ketika berupaya menghalangi pendemo yang memaksa masuk ke Kantor KPU Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau F-ISTIMEWA/Lanal Tarempa

ANAMBAS – Pihak Lanal Tarempa Kabupaten Kepulauan Anambas, melaksanakan kegiatan latihan pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) baik Legislatif dan Presiden di wilayah Koarmada I Tahun 2019.

Simulasi pengamanan juga dilaksanakan, dengan atraksi demontrasi dari sejumlah elemen masyarakat.

Sekelompok masa disimulasikan, tidak puas dengan hasil pemilihan umum legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden 17 April 2019.

Sehingga, pendemo mencoba melakukan tindakan-tindakan anarkis yang melanggar hukum dan berupaya secara paksa untuk bertemu Ketua KPUD dan Bawaslu Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA).

Sebab, mereka menilai KPUD melakukan kecurangan terhadap penghitungan suara dan bahkan mereka menuding adanya indikasi money politik.

Masa tersebut berupaya merengsek masuk ke gedung KPUD, dengan beberapa kali peringatan dari pihak keamanan tapi tetap memaksa.

Karena situasi rawan, maka pasukan TNI AL yang dipimpin Danlanal Tarempa Letkol Laut (P) Nur Rocmad melakukan tindakan pengamanan.

Peristiwa yang terjadi merupakan bagian dari simulasi pengamanan Pilpres yang dilaksanakan Lanal Tarempa, dalam persiapan menghadapi Pemilu.

Letkol Laut (P) Nur Rocmad mengatakan, simulasi yang dilaksanakan merupakan bagian kesiapan TNI AL dalam menghadapi dan mengamankan Pemilu dan Pilpres 17 April 2019 mendatang.

“Sebelum dilaksanakannya simulasi, terlebih dahulu apel di depan Markas Komando (Mako) Lanal Tarempa. Kita siap melakukan pengamanan Pilpres dan Pileg

sesuai dengan permintaan,” kata Letkol Laut (P) Nur Rocmad ketika di konfimasi, Kamis (31/1).

Ia menambahkan, kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Koarmada I yang terdiri dari Lima Lantamal dan 19 Lanal.

“Ini dimulai sejak telegram masuk sejak tanggal 28 Januari, sampai dengan 8 Februari 2019,” ucap dia.

Tambahnya, ia juga menegaskan kepada prajurit agar dapat menjaga sinergisitas dan netralitas, dan semua tindakan yang dilakukan harus sesuai dengan prosedur.

“Kepada prajurit semuanya dalam segala tindakan, harus sesuai dengan prosedur dan perintah,” tegas dia. (ign)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here