Pertahankan Turis Masuk Bandara RHF

0
723
LANDASAN BANDARA: Inilah landasan Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang. F-Adly/Tanjungpinang Pos

ASS..pemrintah daerah yaitu Pemko Tanjungpinang sudah berusaha mendatangan turis ke Tanjungpinang mlalui bandara RHF. Tapi muncul masalah. Itu mrugikan warga Tanjungpinang karena kedtangan turis langsung dr Tiongkok ke Tanjungpinang juga bagian dari promosi kota ini. siapa tu nanti ada diantara turis yang ingin invetasi di Pinang ini. Dewan jua hrus brusaha mmprtahankan turis agar tetap masuk melalui bandara Tanjungpinang, karena Kepri saat ini dpt tugas berat dari pusat untuk mndatangan tursi sbanyak banyaknya. trims.
+6281372479085

Tanggapan :
Sebelumnya kami ucapkan terima kasih. Memang, DPRD Kota Tanjungpinang juga turut senang dengan masuknya turis Tiongkok ke Tanjungpinang melalui Bandar udara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang. Sebagai bandara bertaraf internasional, sudah seharusnya semua pelayanan menyangkut warga asing atau keperluan keimigrasian harus dilengkapi di bandara itu.

Soal SDM (Sumber Daya Manusia) keimigrasian yang belum lengkap di Bandara RHF Tanjungpinang, harusnya sudah dilengkapi dari jauh hari. Jangan sampai keimigrasian justru membuat gagal masuknya turis ke Tanjungpinang. Pihak bandara juga harus komunikasi aktif dengan semua pihak baik KemenkumHAM, Pemprov Kepri, Pemko Tanjungpinang maupun pihak agen travel dan maskapai penerbangan bagaimana agar turis tidak batal masuk bandara itu.

Kita tahu, Pemko juga sudah berusaha melakukan koordinasi agar turis tetap bisa masuk. Banyak pihak yang terlibat dalam hal ini, sehingga saya yakin turis tetap akan bisa masuk bila solusi dari persoalan tersebut segera dilakukan. Yaitu minimal Provinsi Kepri, melalui Dinas Perhubungan mendatangi KemenhumHAM meminta agar tenaga Imigrasi di Bandara RHF segera disediakan.

Jangan sampai ada alasan dari Imigrasi kekurangan orang. Yang namanya kebutuhan, sudah harusnya disiapkan dalam upaya peningkatan pelayanan. Sesama pemerintah tidak mungkin membiarka persoalan ini berlarut-larut. Pasti ada solusinya. Apalagi, pemerintah pusat memang memberi target yang cukup tinggi untuk Kepri tahun ini mendatangkan turis.

Karena itu, pemerintah daerah akan berusaha bagaimana mendatangkan turis sebanyak-banyaknya. Tanjungpinang menjadi salah satu pintu masuk turis di Kepri. Meski tidak sebanyak turis masuk ke Bintan, tapi tetap mempengaruhi. Saya secara pribadi menilai Bandara RHF sudah bagus dan layak melayani penerbangan internasional. Bahkan bila perlu, sebagian penerbangan internasional di Hang Nadim bisa di pindahkan ke RHF di Tanjungpinang.

Ini dalam upaya memberikan kenyamanan kepada turis, karena Tanjungpinang lalu lintasnya masih nyaman, kotanya masih kondusif. Berbeda dengan Batam, kini semakin padat. Bila dibiarkan seperti ini terus menerus maka tak menutup kemungkinan membuat arus lalu lintas padat dan semakin macet.

Ke depannya, kita juga akan diskusikan hal ini dengan Pemko apa saja yang perlu dibenahi agar turis yang datang ke Tanjungpinang betah. Mungkin banyak objek wisata yang perlu dibenahi. Memang, kedatangan turis ke satu daerah akan membawa dampak yang cukup besar. Itu karena uang yang mereka bawa langsung dirasakan masyarakat.***

Reni
Anggota Komisi II DPRD Kota Tanjungpinang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here