Pertamina Harus Bangun Depo di Anambas

0
709
SPBUN yang berada di Desa Landak Kecamatan Jemaja yang menjadi penyalur BBM untuk kebutuhan nelayan.F-INDRA GUNAWAN/tanjungpinang pos

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas terus berupaya memperjuangkan berdirinya Depo Pertamina di Anambas, kepada pihak Kementerian Energi Sumber Daya Manusia (ESDM) di pusat.

ANAMBAS – Hal itu dirasa sangat penting dalam memberikan pelayanan kebutuhan BBM kepada masyarakat Anambas. Hingga kini, untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) Anambas masih disuplai Depo Pertamina Selat Lampa di Kabupaten Natuna.

”Kita terus berupaya memperjuangkan agar memiliki Depo Pertamina sendiri. Jika hal itu terwujud, maka persoalan akan bisa teratasi dengan baik. Kita tunggu saja keputusan dari Pertamina Pusat,” ungkap Wan Zuhendra, Wakil Bupati Anambas, Senin (16/4).

Baca Juga :  Jika Ditetapkan Inflasi, Maka Akan Bahas UMK 2019

Ketika ditanya terkait penjualan BBM yang dilakukan SPBUN di Kecamatan Jemaja, dengan menjual BBM kepada agen pengecer, Wan Zuhendra belum mengetahui secara pasti.

Tapi menurutnya, pembagian BBM yang dibutuhkan masyarakat harus diatur sesuai dengan kebutuhan dan ketersedian BBM yang ada. ”Pembagiannya harus diatur sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Paling penting itu, kebutuham BBM oleh masyarakat jangan sampai terhenti atau berkurang,” sebutnya.

Jika terjadi persoalan, lanjut Wan Zuhendra, maka sudah tentu akibat salah satu faktor Anambas belum memiliki Depo Pertamina sendiri dan masih tergantung suplai dari Depo Pertamina Selat Lampa di Kabupaten Natuna.

Baca Juga :  Tujuh Tower Dibangun Kemenkominfo

Dengan memiliki Depo Pertamina sendiri, tentunya persoalan distribusi BBM untuk masyarakat akan lebih merata. Sebab, Depo Pertamina tentunya akan mendata berapa kebutuhan BBM masyarakat Anambas.

Jika masih terus bergantung dari Depo Pertamina Selat Lampa di Kabupaten Natuna, tentunya akan menjadi kendala untuk kekurangan yang terjadi sewaktu-waktu. ”Mudah-mudahan upaya yang dilakukan Pemda akan bisa terwujud,” harapnya.

Beberapa waktu yang lalu, pihak Kecamatan Jemaja yang dipimpin langsung oleh Camat Abdullah Sani telah menetapkan Harge Enceran Terakhir (HET) tentang BBM khusus jenis premium sebesar Rp 12.500 untuk per 1,5 liter. Sebelumnya, harga BBM itu dijual dengan harga Rp15.000 untuk per 1,5 liternya.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here