Pertamina Luncurkan BBM RON 92 di 16 SPBU

0
365
Kapal tugboad milik pertamina di Tanjungpinang minggu pagi kemarin f-suhardi/tanjungpinang pos

BATAM – PT Pertamina (Persero) meluncurkan bahan bakar khusus Pertamax dengan Research Octane Number (RON) 92 untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kepri.

“Peluncuran Pertamax ini merupakan kabar gembira bagi masyarakat Kepri karena sekarang bisa menggunakan bahan bakar RON 92 yang dapat membuat mobil menjadi lebih awet dan tahan lama,” kata Direktur Pemasaran Ritel PT Pertamina (Persero) Masud Khamid di Batam, Sabtu.

Ia menuturkan, selama ini, masyarakat Kepri hanya bisa menikmati Pertamax Turbo dan Pertalite, sebagai bahan bakar minyak nonsubsidi.

Informasi ini dibenarkan, Kadis Pertambangan dan Energi SDM, Pemprov Kepri, Amjon yang menuturkan bahwa peluncuran di Kota Batam.

Untuk tahap, awal, Pertamax hadir di 16 SPBU Kepulauan Riau. Sebanyak 11 SPBU itu berada di Kota Batam dan 5 lainnya di Kota Tanjungpinang. Pertamina membandrol harga Pertamax Rp10.800 per liter.

Amjon mengatakan, Pertamax RON 92 merupakan bahan bakar dengan kualitas pilihan, yang lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan bakar dibawahnya.

Peluncuran Pertamax RON 92 itu, untuk menjawab keinginan masyarakat Kepri yang menginginkan BBM itu diedarkan di Kepri.

General Manager Pertamina MOR I, Agustinus Santanu Basuki, mengatakan kehadiran BBM jens RON 92 di Kepri merupakan rangkaian dari kegiatan ulang tahun BUMN yang berusia 61 tahun, pada 10 Desember 2018.

“Kami merasa senang dapat memberikan kado istimewa kepada masyarakat Kepri dengan menghadirkan Pertamax di kota-kota di Kepri. Kami berharap dengan hadirnya Pertamax RON 92, maka akan mendorong masyarakat di kota-kota di Kepri untuk menggunakan bahan bakar yang berkualitas,” kata Santanu.

Branch Marketing Manager Pertamina Wilayah Kepri, Oos Kosasih, menambahkan stok Pertamax RON 92 untuk di Kepulauan Riau dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kepri.

Ia menuturkan di Kota Batam mendapatkan pasokan Pertamax dari TBBM Kabil, sedangkan untuk Kota Tanjungpinang pasokan dari TBBM Tanjung Uban.

“Pasokan Pertamax untuk Kota Batam bersumber dari TBBM Kabil dengan kapasitas 800 KL, sedangkan pasokan Pertamax untuk Kota Tanjungpinang dan Pulau Bintan bersumber dari TBBM Tanjung Uban yang berkapasitas 9.500 KL,” ucapnya.

Ia menuturkan, kedua tangki ini dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kepri.

Selain memiliki angka oktan 92 yang membuat mesin lebih bertenaga, lanjut Oos, Pertamax juga memiliki teknologi yang mampu membersihkan dan melindungi mesin dari karat sehingga kendaraan menjadi lebih irit dan lebih bersih. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here