Pertamina Nyatakan Tak Ada Konversi Gas ke Tabung 5 Kg

0
104
WARGA membeli gas bersubsidi ukuran 3 kilogram di Tanjunguban, baru-baru ini.

BINTAN – Beberapa hari terakhir muncul isu konversi atau perubahan penggunaan tabung gas elpiji bersubsidi 3 kilogram, ke tabung gas elpiji ukuran 5 kilogram non subsidi. Isu ini membuat masyarakat resah. Tapi, Pertamina menyatakan tidak ada konversi itu.

Warga resah dengan isu konversi tersebut, karena pada saat pandemi Covid- 19 ini, masyarakat sudah banyak mendapatkan beban biaya hidup. Lina, seorang ibu rumah tangga mengatakan, dirinya ada mendengar isu penukaran tabung gas tersebut. Namun ia tidak mendapatkan informasi yang pasti. Dan saat ini, masih dapat membeli gas elpiji 3 kilogram.

”Ya khawatir juga kalau ada kebijakan seperti itu. Karena pasti beban biaya hidup makin besar. Mana sekarang korona, bayar listrik naik tidak jelas, pendapatan berkurang. Kalau ditambah tak ada gas subsidi lagi, makin pening lah bang,” katanya, kemarin.

Hal senada juga disampaikan Regar, warga pengguna gas elpiji 3 kilogram lainnya. Menurutnya, isu-isu penukaran tabung dipastikan akan memberatkan masyarakat.

”Saat ini saja sudah berat, apalagi kalau tidak ada subsidi. Bensin subsidi saja sekarang sering habis. Kalau lah benar ada kebijakan penghapusan gas elpiji 3 kilogram, ya susah lah kami. Tapi mudahmudahan isu itu tak benar,” ucapnya.

Terpisah, Fajar Sales Branch Manager Pertamina Kepri yang dikonfirmasi menegaskan, tidak ada kebijakan konversi tabung gas elpiji 3 kilogram ke tabung ukurang 5 kilogram non subsidi.

”Tidak ada kebijakan konversi seperti itu. Yang benar, kami ada promo penukaran gratis tabung itu,” sebutnya, Kamis (28/5).

Untuk penukaran tabung itu, berlaku ketentuan bagi (warga) yang ingin mengajukan.Bagi yang tidak ingin, tak menjadi masalah. Untuk masa promo penukaran tabung gas secara gratis itu, berlaku dari 1 Mei hingga 29 Juni 2020. (aan)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here