Pertempuran di Menit Akhir

0
611
Rini Pratiwi
PKB, Golkar dan Garuda akan bertarung maksimal di TPS 14, Kelurahan Pinang Kecana, Kecamatan Tanjungpinang Timur. TPS ini menentukan nasib politisi Golkar Ashadi dan politisi muda PKB Rini Pratiwi ke kursi DPRD Tanjungpinang dan Ranta Sembiring dari Partai Garuda.

TANJUNGPINANG – Rini Pratiwi dari PKB jika tidak ada Pemungutan Suara Ulang (PSU) sudah mengamankan satu kursi bersama dengan Ranta Sembiring dari Partai Garuda. Sementara Golkar selisih cukup banyak dengan Garuda maupun dengan PKB dan berada di posisi kursi ke 13 berdasarkan rekap C1. Sehingga ketiga partai ini harus berjuang maksimal mendapatkan suara sebanyak banyaknya di TPS penentuan itu. Golkar tentu memerlukan suara paling banyak dibandingkan dengan Garuda dan PKB. Karena jika tidak mendapatkan suara maksimum, Golkar tidak mendapatkan kursi kedua.

Sementara PKB dan Garuda juga harus berusaha mengamankan posisi di TPS 14 dengan mencari suara agar kursi 11 dan 12 tetap menjadi milik kedua partai itu.

Baca Juga :  Kumpulkan KTP Dukung Ernest

KPU Tanjungpinang menunda Pemungutan Surat Suara Ulang (PSU) di lima Tempat Pemungutan Suara (TPS) berada di Kota Tanjungpinang karena kekurangan logistik surat suara.

Awalnya, KPU Kota Tanjungpinang sudah menjadwalkan untuk melakukan PSU di lima TPS secara serentak pada 24 April 2019. Hanya saja tidak terealisasi.

Saat ini, jadwal PSU yang dilaksanakan di lima TPS akan berlangsung pada Sabtu (27/4). KPU RI sudah mendistribusikan surat suara untuk kebutuhan Pilpres ke KPU Kota Tanjungpinang.

”Alhamdulillah, kita sudah lakukan sortir surat suara Pilpres sebanyak 1.284 lembar. Insyaallah, hari ini (Jumat, red) kita sudah mendistribusikan semua surat suara untuk memenuhi kebutuhan PSU,” kata Andri Yudi, Divisi Hukum dan Pengawasan Internal KPU Kota Tanjungpinang kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (25/4).

Kata Andri Yudi, lima TPS yang melakukan PSU tersebar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Tanjungpinang Timur sebanyak 1 TPS dan Kecamatan Bukit Bestari sebanyak 4 TPS.

Baca Juga :  Jangan Sebar Fitnah, Baiknya Adu Program

Di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur yang melakukan PSU berada di Kelurahan Pinang Kencana tepatnya di TPS 14. Empat TPS lagi berada di wilayah Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, Kecamatan Bukit Bestari, yakni di TPS 14, TPS 17, TPS 31 dan TPS 32.

Hanya TPS 14 di Kelurahan Pinang Kencana, yang melakukan PSU untuk lima jenis surat suara. Artinya, pemilih yang menyalurkan hak pilih di TPS 14, akan coblos calon Presiden dan Wakil Presiden, calon Anggota DPD RI, calon Anggota DPR RI, calon Anggota DPRD Provinsi dan calon Anggota DPRD Kota Tanjungpinang.

Kemudian, pemilih yang menyalurkan hak pilih di TPS 14 dan TPS 31 berada di Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, hanya dapat tiga jenis surat suara, yakni calon Presiden dan Wakil Presiden, calon Anggota DPD RI dan calon Anggota DPR RI.

Sedangkan pemilih terdaftar di TPS 17 dan TPS 32, hanya coblos calon Presiden dan Wakil Presiden dibilik suara yang disediakan Anggota KPPS. Semua ini, disebabkan ada pemilih yang tidak terdaftar di DPT, DPTb, DPK, tidak mengurus surat pindah pilih disebut A5 dan masih memiliki KTP-el dari daerah asalnya diluar Kota Tanjungpinang, tapi diberikan kesempatan oleh Anggota KPPS untuk memilih hingga menyalurkan hak pilih di TPS tersebut.

Baca Juga :  Tiga Mantan Napi Ikut Nyaleg untuk DPRD Kepri

”Kita mengimbau kepada anggota KPPS untuk bekerja sesuai aturan serta mekanisme berlaku. Agar tidak terjadi lagi kesalahan, yang membuat PSU,” sebut dia.

Tempat terpisah, Lurah Pinang Kencana, Syamsul Bahri mengajak warganya khusus yang memiliki hak pilih untuk kembali datang ke TPS 14 pada 27 April 2019. Agar hak pilih yang terdaftar di DPT sebanyak 268 orang, bisa tersalur.(ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here