Pertumbuhan Gadai di Tanjungpinang Timur Turun

0
992
NASABAH NGANTRe: Terlihat beberapa nasah sedang antre untuk transaksi di Kantor Pegadaian Cabang Tanjungpinang Timur. F-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – PT Pegadaian di Kawasan Tanjungpinang Timur mencatat pertumbuhan gadai untuk sembilan bulan terakhir ini menurun. Dari tahun sebelumnya pada periode yang sama 15 persen kini hanya 5 persen. ”Menurun atau melambat bila dibandikan bulan September 2016 lalu,” kata Kepala Pegadaian Cabang Tanjungpinang Timur, Firdaus kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (4/10).

Padahal pihaknya menargetkan konsumen yang menggunakan jasa di pegadaian meningkat. Yaitu tumbuh sekitar 18 persen di tahun 2017.
Gadai dimaksud dari beberagai jenis transaksi, diantaranya kosumen yang menggadaikan barang emas atau perhiasan emas, pembiayaan beli sepeda motor, gadai BPKB, logam mulia hingga tabungan emas di Pegadaian Cabang Tanjungpinang Timur.

Baca Juga :  Kapal Dragon 5 Tunda Keberangkatan

Melambatnya pertumbuhan gadai di pegadaian, menurutnya karena faktor ekonomi yang belum stabil. Ini bukan hanya di Tanjungpinang, melainkan secara nasional yang juga berdampak ke daerah.

Kemudian, ditambah lagi dengan tutupnya tambang bauksit beberapa tahun terakir. Tidak beroperasi tambang bauksit juga mempengaruhi ekonomi di Tanjungpinang.

Begitu juga dengan anggaran di pemerintah daerah yang berkurang. Ini disebabkan dana transfer pusat dua tahun terakhir yang berkurang.
Ekonomi masyarakat Tanjungpinang dipengaruhi APBD dari tiga daerah, Tanjungpinang sendiri, Bintan dan Pemprov Kepri. ”Menurunnya APBD Tanjungpinang mempengaruhi ekonomi masyarakat Tanjungpinang,” ungkapan

Baca Juga :  Pelantar Nelayan Kampung Sei Kecil Segera Diperbaiki

Di sisa tiga bulan terakhir, pihaknya akan gencar mempromosikan produk yang dimiliki. ”Dengan cara ini, mudah-mudahan ada pertumbuhan gadai di Tanjungpinang Timur dan khususnya Tanjungpinang,” sebut dia. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here