Perusahaan Migas Bantu Masyarakat

0
81
SALAH satu kapal Tugboat pendukung eksplorasi minyak lepas pantai di Laut Natuna. F-ISTIMEWA

NATUNA – Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti berharap perusahaan pengeboran minyak lepas pantai (offshore), yang beroperasi di laut Natuna harus turut serta dalam mensejahterakan masyarakat.

Kesejahteraan yang dimaksud, melalui program kegiatan yang tidak hanya berupa bantuan fisik saja, tetapi juga pada pembinaan kualitas hidup masyarakat tempat dimana perusahaan itu beroperasi.

”Kegiatannya bisa berupa pelatihan ekonomi kerakyatan, ataupun kegiatan pelestarian alam,” kata Wabup Ngesti, usai menghadiri acara rapat kerja bersama SKK Migas, Rabu (5/9) kemarin.

Akan tetapi, dari beberapa kegiatan di atas Ngesti cenderung meminta agar perusahaan perminyakkan bisa membuat Basecamp di Teluk Buton. Dengan begitu, akan ada penyerapan tenaga kerja lokal.

”Karena kita sudah tetapkan wilayah Teluk Buton, sebagai daerah sentra eksplorasi dan eksploitasi Migas. Harapan kami, agar para perusahaan itu mau membuat kegiatan di daratan berupa membuat basecampnya disitu,” ungkap Ngesti.

Ngesti mengungkapkan, perusahaan Migas yang sudah beroperasi di Natuna ternyata tidak semuanya berjalan mulus dan selalu mendulang untung.

Bahkan, ada juga perusajaan yang sampai merumahkan ratusan pegawainya lantaran menurunnya hasil produksi Migas.

”Sebut saja salah satunya adalah PT Start Energy. Perusahaan ini harus merumahkan karyawannya lantaran merugi,” ungkapnya.

Selama ini perusahaan perminyakkan yang beroperasi di laut Natuna, telah mengucurkan dana melalui program Corporate Sosial Responsibility (CSR).

”CSR yang sudah kita terima itu ada berupa pembangunan pelabuhan rakyat, penerangan tenaga surya serta beberapa bangunan fisik yang menyentuh langsung kepada masyarakat,” tandasnya. (hrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here