Perusahaan Migas Tunda Bayar Gaji

0
556
YUNIZAR

Sebanyak 30 orang karyawan salah satu perusahaan minyak dan das (Migas) PT PAN, hingga kini belum menerima gaji antara 2-7 bulan.

ANAMBAS – Untuk itu, karyawan melaporkan persoalan tersebut ke Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu Tenaga Kerja Transmigrasi (DPMPTSP dan Nakertrans) Pemerintah Kabupaten Anambas.

Yunizar SE MAP Kepala DPMPTSP Nakertrans mengatakan, pihaknya telah dua kali menyurati PT PAN untuk membayar hak karyawan namun tidak ada respon.

”Kita sudah surati, namun tidak ada tanggapan dan terakhir kita menyurati pihak Pertamina. Karena PT PAN kontrak dengan Pertamina, namun belum juga ada respon,” kata Yunizar, Minggu (3/1).

Baca Juga :  Desa Pesisir Timur Butuh Akses Jalan

Ia mengungkapkan, tidak adanya respon dari pihak perusahaan dan akhirnya pihak Serikat Pekerja yakni Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) meminta untuk melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan.

Sehingga, pertemuan untum membahas persoalan tersebut dilaksanakan, Jumat (2/1). Sebelumnya, telah dilaksanakan mediasi antara perusahaan PT PAN dan 30- orang karyawan.

Untuk itu, pihaknya telah melaporkan persoalan yang terjadi ke Pengawas tenaga kerja di Provinsi Kepri. Bahkan menugaskan Kabid Hubungan Industri untuk melaporkan persoalan ini. ”Ini sudah kita sampaikan dan telah laporkan ke pihak pengawas tenaga kerja,” ujarnya.

Baca Juga :  Medco Gelar Nonton Bareng Film Lingkungan

Yunizar menjelaskan, dulu pihaknya pernah menelepon pihak PT PAN yakni Pak Tasman tetapi tidak ada respon. Selain itu, pihaknya juga menghubungi HRD perusahaan tersebut, namun tidak pernah ada komunikasi yang baik. ”Akhirmya kita minta serikat pekerja untuk melakukan mediasi dengan perusahaan,” sebut Yunizar.

Menurutnya, persolan antara karyawan dengan perusahaan yang mewakili serika pekerja apabila pertemuan tersebut tidak juga selesai dan dituangkan dalam berita acara serikat berhak melakukan mediasi tripartit bersama pemerintah. Sementara itu, Ketua SBSI Rody Hartono yang dihubungi terkait hal itu membenarkan adanya pertemuan antara SBSI dan Super Intenden PT PAN yakni, Les Samu Samu.

Baca Juga :  Bawaslu Latih Staf Ujian Evaluasi

”Pertemuan mediasi Bepartich pertama antara pihak perusahaan, dengan karyawan telah dilakukan namun masih belum menghasilkan apa apa,” katanya. Sebanyak 30 karyawan lokal yang belum mendapatkan gaji karena tidak dibayarkan pihak perusahaan. (INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here