Perusda Bangkut, DPRD Panggil Pemkab

0
785
RAPAT : DPRD dan Pemkab rapat terkait Perusda yang dinyatakan bangkrut.f-hardiansyah/tanjungpinang pos

NATUNA – KESERIUSAN Pemerintah mengelola Perusahaan Daerah (Perusda) dinilai kurang sejalan dengan apa yang menjadi bagian dari perkembangan daerah.
Hal ini terlihat kurang fokusnya pemerintah daerah dalam mempertahankan Perusda, karena sejauh ini perusahaan tersebut sudah diambang Kolaps (kebangkrutan).

Untuk menyelesaikan permasalahan itu, DPRD Natuna memanggil pemerintah daerah untuk mencari jalan solusi terbaik apakah akan menyelamatkan atau memberhentikan Perusda.

Ketua DPRD Natuna Natuna Yusripandi mengatakan, setelah hasil pemantauan di Pasar Ranai yang dikelola langsung oleh Perusda ternyata ditemukan beberapa kejanggalan tidak sesuai dengan hasil kesepakatan antara DPRD bersama pemilik lapak untuk untuk tidak menaikkan dulu harga sewa lapak yang dinilai terlalu memberatkan.

Baca Juga :  Terdakwa Illegal Fishing Beribadah ke Kelenteng

”Jadi dari hasil pantauan di lapangan banyak keluhan para pedagang dengan harga sewa lapak yang dinilai terlalu tinggi sekali, dan kalau bisa dinaikkannya secara bertahap,” ujar Yusripandi, Jumat (12/5).

Selain itu, adanya penarikan uang sewa lapak yang tidak jelas, karena pedagang tidak diberikan bukti pembayaran berupa kwitansi.

Dengan adanya pertemuan dengan pemerintah daerah bersama OPD, serta Plt Direktur Perusda bisa mendapatkan titik temu terkait permasalahan Perusda yang dinilai sudah keluar dari aturan. Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti mengatakan, Perusda merupakan wadah usaha pemerintah daerah.

Baca Juga :  Pembangunan Pasar Modern Dilanjutkan

Menurutnya, untuk manajemennya pengeloaan pada di dalamnya tersendiri. Memang berstatus milik daerah, dan pemerintah daerah yang mengawasi langsung adalah bidang ekonomi.

”Sejauh ini permasalahan yang ada di Perusda sendiri, masih di bawah naungan bidang ekonomi, dan selama ini masih terus berusaha dalam mencari solusi penyelesaian Perusda itu sendiri agar tetap bertahan dan berkembang,” jelasnya.

Sementara, Kabag Ekonomi Khaidir menjelaskan, selama ini pihaknya telah berusaha untuk mencari penyelesaian terkait masalah perusda.

”Dari hasil rapat bersama Perusda bersama Inspektorat dalam mengaudit Perusda dan dari hasil audit itu ada beberapa hal harus dibenahi,” ujar Khaidir.(HERDIANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here