Peserta Calon Mahasiswa STAN di Anambas Minim

0
404
TIM seleksi SPMB STAN ketika di ruang kantor Wakil Bupati Anambas, kemarin. F-istimewa

ANAMBAS – Sebanyak delapan putra-putri Anambas akan mengikuti Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Sekolah Tinggi Akutansi Negara (STAN) pada 22 Juni 2018 mendatang.

Menariknya, delapan peserta SPMB sekolah kedinasan kementerian tersebut akan menjalankan tes kompetensi dasar, wawasan kebangsaan, intelinjensi umum, dan kepribadian di Tarempa Kecamatan Siantan Kabupaten Kepulauan Anambas.

”SPMB STAN di Provinsi Kepri ada dua titik, yakni Batam dan Anambas. Artinya, tes akan dilaksanakan di daerah dan serentak seluruh Indonesia pada 22 Juni mendatang,” ujar Sekretaris Pelaksana SPMB STAN Kepri Agung Widodo, kemarin.

Agung mengakui, kehadirannya di Anambas untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah terkait persiapan pelaksaan SPMB.  ”Ini persiapan awal yakni untuk penentuan tempat dan menyesuaikan kondisi jaringan internet dan tahun depan akan dilaksanakan lagi di Anambas,” terangnya.

Agung juga menyayangkan minimnya sosialisasi merupakan salah satu alasan sedikitnya jumlah peserta SPMB. ”Memang sejauh ini kami kurang melakukan sosialisasi adanya pelaksanaan SPMB di daerah. Atau mungkin bisa saja animo masyarakat yang minim. Karena belum ada putra daerah yang menjadi acuan,” jelasnya.

Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra sangat mengapresiasi adanya SPMB sekolah kedinasan dilaksanakan langsung di daerah. Meski SPMB yang pertama kali dilaksanakan di Anambas, dia berharap langkah tersebut berlanjut pada tahun yang akan datang.

”Ini menjadi perhatian daerah, salah satu sekolah kedinasan kementerian mengadakan ujian langsung di daerah. Tentu ini akan sangat membantu peserta karena akan mengurangi kost. Harapan kami, ini bisa menjadi referensi kementerian lain untuk melakukan ujian di daerah. Mengingat Anambas merupakan daerah perbatasan dan jauh dari pusat,” harapnya.

”Kami juga berharap ada keringanan untuk putra-putri Anambas ini, mengingat kondisi Anambas sangat keterbatasan. Termasuk dari segi infrastruktur dan kemampuan putra-putri Anambas,” tuturnya.

Selama ini, Kampus STAN milik Kementerian Keuangan ini menjadi incaran banyak pelajar. Sebab, lulus dari STAN ini sudah dipastikan menjadi pegawai kementerian. Meski demikian, untuk masuk ke STAN tidak mudah karena persaingannya sangat ketat. Inilah salah satu incaran siswa selain Pertamina dan lainnya. (end/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here