Peserta DBR Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

0
159
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang foto bersama Wali Kota Tanjungpinang, H Syahrul dan para atlet serta ofisial yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. F-ISTIMEWA

TANJUNGPINANG – Seluruh atlet beserta official peserta Internasional Dragon Boat Race (DBR) 2018 yang berjumlah 1.000-an orang telah dilindungi BPJS Ketenagakerjaan.

Alasan kuat untuk menyertakan mereka menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan karena segala risiko yang menimpa cukup besar sehingga perlu ada jaminan dari pemerintah melalui lembaga BPJS Ketenagakerjaan.

Perlombaan dilaksanakan selama empat hari, mulai, Jumat-Minggu (19-21/10) di perairan Hulu Sungai Carang, Tanjungpinang.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang, Rini Suryani menuturkan, tercovernya para atlet beserta official bukti perhatian Pemko Tanjungpinang melalui OPD penyelenggara yaitu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Tanjungpinang.

Ia menuturkan, ada dua dari empat program jaminan yang diberikan. Yaitu perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm).

Ini merupakan program wajib yang diberikan kepada setiap pekerja. Sedangkan program lainnya, Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP) wajib diikuti bagi perusahaan skala menengah ke atas.

Ia menuturkan, melalui dua program ini saja sudah sangat membantu para atlet. Adapun manfaat utama perlindungan JKK, berupa perlindungan mulai dari berangkat dari rumah ke tempat pertandingan, saat bertanding dan sampai pulang ke rumah.

Jika terjadi kecelakaan kerja, pengobatan sesuai kebutuhan medis tanpa batasan biaya, santunan pengganti upah (dilaporkan) sebesar 100 persen untuk enam bulan pertama, 75 persen untuk enam bulan kedua, 50 persen untuk selanjutnya.

Bila mengalami musibah yang mengakibatkan meninggal dunia, maka ahli waris yang bersangkutan menerima santunan, 48 kali UMK Tanjungpinang.

Kemudian santunan jika mengalami kecacatan 70 persen x 80 bulan upah yang dilaporkan dengan maksimal 56 kali upah dilaporkan. Serta pemberian beasiswa untuk satu orang anak sebesar Rp12 juta.

”Kami hadir memberikan jaminan perlindungan bagi seluruh atlet. Kami mengucapkan selemat bertanding dan mampu memberikan yang maksimal,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos.

Serta, bagi atlet yang meninggal dengan biasa, maka diberikan santunan senilai Rp24 juta dan juga memberikan beasiswa untuk satu orang anak sebesar Rp12 juta.

Ia menilai, pemberian jaminan sosial kepada seluruh peserta, membukti Pemko Tanjungpinang siap mengadakan perlombaan dan membangun kepercayaan seluruh peserta. Mulai dari lokal maupun luar daerah. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here