Peserta Gurindam 12 Membeludak

0
743
Technical meeting: Panitia Pelaksana Lomba Drumben dan Pembacaan Gurindam 12 saat technical meeting, Kamis (12/10) di Rumah Makan Vegetarian, Batu 9 Tanjungpinang. f-zakmi/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Panitia Pelaksana Lomba Drumben dan Pembacaan Gurindam 12 melaksanakan technical meeting, Kamis (12/10) di Rumah Makan Vegetarian, Batu 9 Tanjungpinang.

Hadir dalam rapat itu, dewan juri drumben yaitu Peltu R Sutrisno dan Kopda Lenggono dari TNI AL. Sedangkan ketua juri, Kapten M Zaki berhalangan hadir karena melaksanakan tugas keluar daerah.

Hadir juga juri untuk lomba pembacaan Gurindam 12 dihadiri Zainal. Peserta untuk lomba Membaca Gurindam 12 membeludak, dari sebelumnya hanya direncanakan 25 peserta kini menjadi 30 peserta.

Lomba Drumben dan Pembacaan Gurindam 12 antarpelajar SMP dan SMA sederajat se-Kepri, empat hari lagi akan dilaksanakan. Ini merupakan rangkaian Festival Sungai Carang (FSC) yang disejalankan dengan Festival Bahari Kepri (FBK).

Kegiatan akan dilaksanakan, Selasa (14/10) dan dipusatkan di Halaman Gedung Daerah, Tepilaut. Lomba drumben akan dimulai lebih awal, yaitu pukul 08.00 sampai dengan pukul 15.00 WIB. Dilanjutkan dengan lomba pembacaan Gurindam 12, sampai dengan pukul 20.WIB.

Selain dua kegiatan itu, di hari yang sama juga ada Kuliner 10 Kampung. Kegiatan dimulai pukul 08.00 sampai dengan pukul 16.00 WIB di pelataran Anjung Cahya, Tepilaut.

Nantinya para pembelinya yaitu siswa-siswi dari peserta drumben yang diperkirakan mencapai 1.000 lebih. Setiap personel beserta guru pembina dan pelatih akan diberikan kupon senilai Rp 10 ribu. Dari kupon itu dapat menukarkan menu makanan, sesuai dengan selera mereka.

”Seperti tahun lalu, kita ingin perkenalkan makanan khas Melayu kepada siswa. Setiap kampung nantinya menyediakan menu makanan khas Melayu, roti gendang, nasi lemak, nasi dagang, lakse serta lainnya. Jadi ini konsumsi untuk para peserta drumben,” paparnya.

Juri lomba drumben, Peltu R Sutrisno menuturkan, pelombaan ini menjadi momentum penting bagi setiap sekolah untuk mempersipakan tim terbaik. Nantinya bisa ikut serta dalam berbagai event lainnya.

Peserta diwajibkan minimal membawa 2 lagu. Lagu pertama yaitu lagu wajib dari tiga pilihan diberikan yakni lagu Lancang Kuning, Segantang Lada dan Pulau Bintan. Sedangkan lagu kedua maupun ketiga bebas, tergantung pilihan masing-masing tim.

”Boleh lebih dari dua lagu, asalkan tim drumban masing-masing sekolah mampu berkreativitas dan tidak melebihi durasi 15 menit,” ungkapnya.

Zainal menuturkan, untuk lomba pembacaan Gurindam 12, setiap peserta diberikan waktu 10 menit. Minimal membawakan dua pasal, boleh lebih asal tak melebihi durasi.

”Terkait instrumen penilaian kami sudah disampaikan dalam rapat technical meeting. Setiap peserta atau pembina sudah mengerti,” ungkapnya.

Hadir dalam rapat, koordinator acara FBK sekaligus Kasi Pariwisata dari Dispar Kepri, Dedi serta jajarannya. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here