Peserta Pemilu Dirugikan dengan Molor Cetak APK

0
134
Endri Sanopaka

Pengamat politik dari Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji Tanjungpinang, Endri Sanopaka mengatakan gagalnya lelang pengadaan Alat Peraga Kampanye (APK) Provinsi Kepri tahap pertama membuat partai dirugikan.

TANJUNGPINANG – Namun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri tetap lakukan proses lelang pengadaan APK ke dua. Saat ini, sedang dalam proses lelang pengadaan APK tersebut.

Konsekuensi gagal lelang, kata Endri kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (9/11), adalah menyangkut molornya waktu APK dibagikan kepada parpol untuk dipasang sebagai bahan sosialisasi. Parpol dan calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dan calon presiden dan wakil presiden.

Karena peserta pemilu hanya bisa berharap dengan APK yang disediakan dari pihak penyelenggara Pemilu dalam hal ini KPU. Hal tersebut terkait dengan ketentuan peraturan yang ada.

Pasalnya, peserta Pemilu hanya bisa mencetak APK tambahan. APK tambahan yang diperbolehkan KPU ke peserta Pemilu jumlahnya terbatas.

Kecuali ada fatwa lain, dari KPU bahwa peserta bisa mencetak APK dengan jumlah di luar yang diizinkan. Jika tidak, maka ruang publikasi peserta Pemilu jadi terbatas untuk bersosalisasi kepada masyarakat.

”Karena molornya waktu cetak APK tersebut,” sebut dia.

Sebelumnya, Ketua KPU Provinsi Kepri, Sriwati menyampaikan, gagalnya proses lelang pengadaan APK Provinsi Kepri tahun 2019, dikarenakan hanya satu perusahaan swasta yang menjadi peserta lelang. Ditambah lagi, penawaran yang diberikan oleh perusahaan swasta tersebut lebih tinggi dari nilai pagu pengadaan APK tersebut.

”Sesuai dengan aturan, peserta lelang hanya satu, gagal. Biar tidak gagal, peserta lelang harus dua atau lebih. Sehingga ada perbandingan harga penawaran yang diberikan oleh perusahaan swasta tersebut,” ucap Sriwati sebelumnya.

KPU Provinsi Kepri tidak ambil diam dengan gagalnya proses lelang pengadaan APK tersebut. Maka dari itu, KPU Provinsi Kepri kembali mengadakan proses lelang pengadaan APK yang kedua.

Sekarang proses lelang pengadaan APK sedang berlangsung. ”Alhamdulillah peserta lelang lebih dari dua. Semoga cepat berakhirnya masa proses lelang. Sehingga APK bisa cepat di cetak,” harap dia.(Andri DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here