Peserta SKB CPNS Cek di Website SSCN

0
698
PESERTA CPNS Pemko Tanjungpinang saat mengikuti tes di Hotel CK Tanjungpinang, belum lama ini. f-andri/tanjungpinang pos

JAKARTA – Nama-nama peserta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) di luar yang lulus passing grade akan diumumkan di website SSCN (sistem seleksi CPNS nasional) dan instansi masing-masing. Saat ini proses validasi data antara Panselnas dan Pansel Instansi sedang dirampungkan.

”Ini datanya benar-benar dicocokkan agar tidak ada masalah saat diumumkan. Nanti peserta bisa melihat namanya masuk dalam daftar peserta SKB di SSCN dan instansi masing-masing,” terang Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana kepada JPNN, Senin (26/11).

Dia pun meminta seluruh SDM baik dari Panselnas maupun Pansel Instansi untuk segera menyiapkan diri menghadapi proses SKB. Kesiapan SKB meliputi SDM dan infrastruktur CAT.

SKB CPNS 2018 rencananya akan digelar awal Desember 2018 ini. Dalam pelaksanaan SKB tersebut, Panitia Seleksi CPNS Daerah diwajibkan menggunakan metode CAT BKN.

Adapun titik lokasi yang akan digunakan di antaranya station CAT pada Kantor BKN Pusat dan seluruh station CAT yang berada pada Kantor Regional dan Unit Pelaksana Teknis BKN di daerah karena dianggap sudah siap secara matang.

Selain itu untuk mempermudah peserta SKB mengikuti seleksi, tengah dijajaki kemungkinan hadirnya titik lokasi tes di luar ibu kota provinsi. Titik lokasi SKB mandiri juga harus segera dipersiapkan.

Data Pusat Pengembangan Sistem Rekrutmen (PPSR) menyebutkan hingga Sabtu (24/11) rekonsiliasi hasil SKD dari 36 K/L dan 381 Instansi daerah telah diselesaikan.

Guru Honorer K2 Layak Diangkat PNS
Dedikasi guru honorer K2 (kategori dua) sudah tidak diragukan lagi. Secara sukarela mendidik anak bangsa untuk menciptakan generasi unggul di masa akan datang.

Sayangnya, pengabdian tersebut kurang mendapat perhatian pemerintah. Mestinya kata Ketua Forum Komunikasi K2 Indonesia (FKK2I) Iman Supriatna, untuk mengubah status honorer menjadi PNS sangatlah mudah bila pemerintah memang niat.

Seperti yang dilakukan pemerintah dengan mengeluarkan PermenPAN-RB 61/2018. Kebijakan ini meloloskan peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang tidak lolos passing grade.

”Bukan seperti sekarang dengan berbagai alasan yang kurang berkeadilan, honorer K2 disingkirkan. Semoga di hari guru ini pemerintah bisa lebih fokus untuk penyelesaian honorer,” ujar Iman kepada JPNN, Senin (26/11).

Iman menambahkan, mereka masih percaya presiden peduli dengan nasib para honorer. Ini dibuktikan dengan diturunkannya surat presiden (surpres) setahun lalu.

Kalau sampai sekarang belum terealisasi, patut dipertanyakan kinerja pembantu presiden. Apakah ketiga menteri yang ditunjuk presiden tidak mampu menyelesaikan tugas mulia presiden untuk menyelesaikan masalah honorer K2.

”Semoga di hari guru ini terketuk hati ketiga menteri tersebut untuk secepatnya menyelesaikan tugas presiden dalam amanatnya untuk menyelesaikan masalah honorer K2,” tandas Iman. (jpnn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here