Petahana KPU Berguguran

0
334
Robby Patria

Dua petahana komisoner KPU Tanjungpinang Robby Patria dan Muhammad Yusuf gugur dalam seleksi tahapan kesehatan dan wawancara bakal calon komisioner KPU Tanjungpinang, untuk periode 2018-2023.

TANJUNGPINANG – Tiga komisioner KPU lainnya yang masih aktif, mereka memang tidak mendaftar lagi karena terbentur aturan. Aturanya, bagi yang sudah dua periode menjadi komisioner KPU tidak bisa mendaftar lagi. Robby Patria sendiri saat ini menjabat sebagai Ketua KPU Tanjungpinang saat ini. Sedangkan M Yusuf bagian koordinator Divisi Logistif KPU. Meskipun demikan, ketua pansel penerimaan komisioner KPU Razaki Persada minta agar kelima komisoner KPU Tanjungpinang tetap propesional menjalankan tahapan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang.

Sedangkan enam bakal calon KPU Tanjungpinang yang lolos tes kesehatan dan wawancara yakni, Andri Yudi, Aswin Nasution, Edy Marta, Muhammad Hafidz Diwa Prayoga, Novira Damayanti, Hj Susanti. Aswin Nasution sendiri adalah mantan Panwaslu Kota Tanjungpinang. Yang lolos tersebut, KPU RI nantinya akan memilih hanya tiga calon KPU Tanjungpinang saja.

Aturan yang baru, jumlah penduduk kurang dari satu juta jiwa, jumlah komisionernya hanya tiga orang saja. Kalau lebih dari satu juta jiwa, jumlah komisionernya lima orang. Jadi, di Kepri hanya KPU Batam saja yang masih lima komisionernya. Sedangkan di kabupaten/kota lainnya di Kepri hanya dipilih tiga komisioiner KPU saja.

Lima komisioner KPU Tanjungpinang saat ini, masa jabatannya akan berakhir satu hari sebelum pencoblosan Pilkada Tanjungpinang, tepatnya tanggal 26 Juni mendatang.

Ketua tim seleksi KPU kabupaten/kota se-Kepri Razaki Persada mengatakan, dua komisioner KPU Tanjungpinang yang ikut tes kembali sebagai bakal calon komisioner KPU Tanjungpinang, gugur di tahapan kesehatan dan wawancara. ”Kita tidak bisa mempublikasikan tes kesehatan dan wawancara apa saja yang membuat mereka gugur. Tapi, dua tahapan itu mereka gugur,” kata Razaki Persada, kemarin.

Mantan Ketua Bawaslu Provinsi Kepri, berharap meskipun kedua komisioner KPU Tanjungpinang gugur, ia minta agar KPU Tanjungpinang tetap bekerja profesional dalam menyelenggarahkan pemilihan Wali Kota dan Wali Kota Tanjungpinang. Jangan sampai penyelenggarah tidak profesional, karena tahapan pilkada sudah berjalan.

”Soal diperpanjang masa tugas mereka karena ada pilkada Tanjungpinang, belum kami tahu, apakah di perpanjang atau tidak. Itu kewenangan KPU RI,” tegasnya.

Begitu juga, siapa saya yang akan terpilih jadi komisioner KPU Tanjungpinang yang baru, juga belum bisa diketahui. Karena, enam bakal calon komisioner yang lulus wawancara dan kesehatan, akan diserahkan ke KPU RI. Nanti, KPU RI yang menentukan tiga komisioner KPU Tanjungpinang. ”Aturan yang baru, terjadi pengurangan jumlah komisioner KPU kabupaten/kota di Kepri, kecuali KPU Batam tetap lima orang. Daerah lainnya di luar Batam berkurang dari lima menjadi tiga orang saja,” tegasnya.

Ia juga membeberkan, Timsel belum tahu, apakah komisioner yang baru dilantik sebelum pilkada Tanjungpinang digelar atau atau tidak. (ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here